Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, SENTANI—Stand Samdhana hadir di Festival Danau Sentani (FDS) XIV Tahun 2024.
Stand Samdhana diisi Komunitas Menoken Mamta, termasuk Komunitas Tuli Jayapura, produk gerabah dari Kampung Abar, kerajinan kulit kayu dari Kampung Asei, kerajinan noken, topi, tepung sagu, teh gaharu, minyak kelapa, bibit gaharu dari kelompok Mama-Mama di Lembah Grime yaitu dari Kampung Imeno, Benyom, Ombrop di Distrik Nimboran.
Sebagaimana diketahui, FDS XIV Tahun 2024 resmi dibuka Penjabat Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun, yang diwakili Plt. Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua, Yohanes Walilo di Pantai Khalkote, Kampung Asei, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Rabu (19/6/2024).
FDS XIV Tahun 2024 mengusung Tema Isosolo is Our Culture atau Isosolo Budayaku berlangsung 19-23 Juni 2024.

Dirut PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), Entis Sutisna, ketika belanja tepung sagu di Stand Samdhana di Festival Danau Sentani (FDS) XIV Tahun 2024 di Pantai Khalkote, Kampung Asei, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Rabu (19/6/2024). (Foto: Humas PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) )
Stand Samdhana ramai dikunjungi pengunjung, yang berbelanja produk-produk kerajinan dan kopi, diantaranya, Dirut PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), Entis Sutisna, Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw dan istri, Penjabat Bupati Jayapura Triwarno Purnomo, Ondoafi Kampung Babrongko Ramses Wally dan pengujung lainnya.
Ketua Organisasi Perempuan Adat (ORPA) Suku Namblong Rosita Tecuari mengatakan pihaknya memfasilitasi dan membantu memasarkan produk-produk lokal milik ORPA Suku Namblong.

Ondoafi Kampung Babrongko Ramses Wally, berpose bersama pengelola dan para pengrajin pengisi Stand Samdhana di Festival Danau Sentani (FDS) XIV Tahun 2024 di Pantai Khalkote, Kampung Asei, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Rabu (19/6/2024). (Foto: Samdhana)
“Saya sangat terkesan, karena para pengunjung bukan hanya datang melihat, tapi membantu membeli produk kami. Siapapun yang datangke FDS kalau bisa membeli produk,” ujar Rosita.
Ketua Kelompok Gerabah Yauw-Enggo, Kampung Abar, Lince Doyapo menganjurkan agar warga dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga, dengan produk-produk yang terbuat dari bahan alamia, seperti helay atau peralatan makan yang terbuat dari tanah liat, sempe (mangkuk gerabah besar untuk membuat dan mengaduk papeda), belanga untuk memasak ikan, cetakan sagu bakar, dan tempayan untuk merendam dan menyimpan sagu, guci, celengan, asbak, tempat tisu dan lain-lain.
“Kami sampaikan terima kasih kepada para pengunjung stand kami. Mereka ikut mendorong pemasaran produk kami,” tutur Lince.

Kepala Suku dan juga Ketua Kelompok Pengrajin Gerabah Tradisional Titian Hidup Kampung Abar, Naftali Felle, ketika mengunjungi Stand Samdhana di Festival Danau Sentani (FDS) XIV Tahun 2024 di Pantai Khalkote, Kampung Asei, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Rabu (19/6/2024). (Foto: Samdhana)
Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw mengatakan pihaknya tertarik membeli produk, yang menggunakan bahan-bahan baku lokal.
“Bahan-bahan lokal seperti tanah liat punya nilai ekonomis dan juga baik untuk kesehatan,” terang Jhony.
Penjabat Bupati Jayapura Triwarno Purnomo mengatakan event FDS ini milik semua, sehingga bisa merasakan dampak ekonomi, disamping pengunjung menyaksikan atraksi seni budaya dan lain-lain, tapi juga bisa melihat pameran kerajinan budaya, termasuk UMKM.
“Mari kita bantu pelaku UMKM di FDS, agar mereka bisa mempromosikan dan menjual produk-produk UMKM,” jelas Triwarno. **














