Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, SENTANI—Aksi pemalangan SMPN 7 Sentani dan SDN Inpres Melam Hilli di Kabupaten Jayapura, mendapat tanggapan Penjabat (Pj) Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo, SSTP, MSi.
Kedua lembaga pendidikan itu terletak di Jalan BTN Sosial BPD, Gunung Polomo, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Triwarno mengharapkan adanya niat baik untuk berbicara secara baik kepada pihak pemerintah, terkait masalah ini.
“Saya minta semua komponen bisa lebih kompromi dan berjuang bersama, untuk mengubah cara berpikir masyarakat, agar tidak melakukan aksi pemalangan terhadap fasilitas publik. Kalau tidak ada kompromi, saya pun tidak ada kompromi,” ujar Triwarno, ketika dikonfirmasi usai membuka Temu Bisnis Investasi Sektor Perikanan di Hotel Horison Sentani, Rabu (31/5/2023).
Oleh karena itu, Triwarno minta kepada pihak keamanan, untuk mengambil tindakan tegas terhadap fasilitas publik yang dipalang.
“Silahkan pihak keamanan, saya minta untuk ambil tindakan, karena ini fasilitas publik, yang digunakan anak-anak kita menempuh pendidikan atau belajar,” imbuhnya.
Sebelumnya, aksi pemalangan SMPN 7 Sentani dan SDN Inpres Melam Hilli sejak Senin (29/5/2023) pukul 17.30 WIT.
Kedua sekolah itu dijadwalkan melaksanakan ujian mulai 30 Mei hingga 6 Juni 2023. Akibatnya, ratusan siswa tak bisa mengikuti ujian.
Sebagaimana diketahui, Mozes Kallem, SH, mewakili para ahli waris Almarhum Markus Kallem melakukan aksi pemalangan kedua sekolah tersebut, lantaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, belum membayar ganti rugi tanah seluas 13. 320 m2 di SMPN 7 Sentani, dengan sertifikat kepemilikan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 1385, Surat Ukur Nomor 195/HKB/2003 tanggal 19 – 12 – 2003.
Selain itu, tanah seluas 9.000 m2 belum bersertifikat, untuk SDN Inpres Melam Hilli, yang berdampingan dengan SMPN 7 Sentani.
Pihak ahli waris telah mendaftarkan gugatan wan prestasi terhadap Pemkab Jayapura di Pengadilan Negeri Jayapura Nomor 129/Pdt.G/2023/PN Jap tanggal 24 Mei 2023.
Sidang perdana dijadwalkan pada 7 Juni 2023 mendatang. **














