Sistem Kelistrikan Pembukaan PON XX Papua Secanggih Saat Asian Games 2018

Petugas PLN di Stadion Lukas Enembe Kampung Harapan Sentani, Jayapura, Papua. (foto: Humas PLN)

Oleh: Faisal Narwawan|

PAPUAInside.com, JAYAPURA – Pembukaan PON XX Papua sedang berlangsung di Stadion Lukas Enembe,Kabupaten Jayapura, Sabtu (2/10/2021) malam.

Upacara pembukaan dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo dan pejabat negara lainnya.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini memastikan persiapan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik untuk upacara pembukaan pergelaran nasional empat tahun sekali ini.

PLN telah menyiapkan pasokan listrik sebesar 2,2 Mega Watt (MW) untuk upacara pembukaan tersebut.

Untuk menjaga keandalan selama acara berlangsung, PLN juga menyiapkan sistem yang sukses diterapkan pada upacara pembukaan dan penutupan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

“Kami pastikan PLN sudah siap menuju Pembukaan PON XX Papua. Semoga Tuhan memberkati kita semua, sehingga acara lancar tiada gangguan apapun,” ujar Zulkifli dalam keterangan persnya, Sabtu (2/10/2021).

Zulkifli pun meninjau langsung kesiapan PLN bersama para petugasnya sehingga PON XX Papua dapat berjalan dengan lancar.

“Khusus untuk mengawal pembukaan PON XX Papua, PLN menyiagakan 132 personel di area Stadion Lukas Enembe,” katanya.

Pihaknya, disebutkan siap memasok listrik yang andal untuk mendukung kesuksesan acara Pembukaan PON XX Papua.

“Seluruh petugas telah bersiaga di lapangan untuk mengamankan listrik terutama di Stadion Lukas Enembe,” ujarnya.

Di samping itu, PLN juga telah menyiapkan 94 unit mobile genset kapasitas 100 kW, 200 kW hingga 500 kW. Selain itu, 55 Unit Gardu Berjalan (UGB), 17 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) Mobile, 9 unit Unit Kabel Bergerak (UKB) dan 3 Unit Kabel dan Kubikel Bergerak (UKKB) juga disiapkan.

Selama periode siaga 18 September-15 Oktober 2021 PLN menyiapkan total 1.574 petugas yang disiagakan di 45 lokasi pertandingan dan 230 lokasi strategis pada 4 klaster penyelenggara.

Di tengah pandemi Covid-19, PLN juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk meminimalisir potensi penyebaran virus tersebut saat para personel bertugas.

PLN tidak hanya memberikan komitmen keandalan pasokan listrik, tetapi juga sejumlah dukungan lainnya diantaranya,  biaya pembangunan infrastruktur kelistrikan dan keandalan hingga Rp 308,5 miliar, dan sponsorship  senilai Rp 5,5 miliar. **