Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, mengatakan bahwa ketiga tukang ojek, yang sempat disandera Orang Tak Dikenal (OTK) telah dilepaskan, Selasa (25/4/2023) sore.
Tiga tukang ojek di Mulia, Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah itu disandera orang tak dikenal (OTK) pada Senin (24/4/2023) siang.
Ketiganya masing-masing SY (18), H (35) dan B (25).
“Dilepas setelah ada upaya negosisasi dan kerja sama antara pemerintah daerah, aparat TNI-Polri dan para tokoh masyarakat,” kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo saat dikonfirmasi, Selasa (25/4/2023).
Benny menjelaskan, penyanderaan yang dilakukan OTK tersebut diduga terkait dana bantuan sosial (bansos) periode Maret 2023, yang mana bansos dari Kementerian Sosial RI kepada masyarakat setempat yang tidak didistribusikan oleh para Kepala Distrik.
Kata Benny, ketiga tukang ojek yang disandera ketika sedang mengantarkan penumpang dan bahan makanan dari Kota Mulia menuju Distrik Mewoluk.
“Diketahui sebelumya, sekitar Pukul 12.30 WIT Seusai salat dhuhur, ketiga tukang ojek itu mengantar penumpang. Mereka kemudian dihadang OTK, setelah menurunkan penumpang,” kata Benny.
Saat ini, Polres Puncak Jaya saat ini tengah menyelidiki motif kasus penyanderaan tersebut.
“Polres Puncak Jaya telah memanggil ketiga kepala distrik tersebut, yakni Kepala Distrik Mewoluk, Molanikime dan Lumo guna dimintai keterangan dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.
Ketiganya kini menjalani pemeriksaan kesehatan untuk selanjutnya akan dimintai keterangan perihal penyanderaan yang dialami. **














