Sembuh Dari Covid-19 Wali Kota Ingatkan Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano didampingi Ny Christien L Mano saat memberikan keterangan pers setelah sembuh dari Covid-19. (foto: Humas Kota Jayapura)

Oleh: Faisal Narwawan|

PAPUAinside.com, JAYAPURA – Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah kurang lebih seminggu menjalani perawatan di RS Provita.

Kepada wartawan BTM mengaku awalnya merasa batuk-batuk pada  malam hari, Selasa 9 Februari 2021.

Bahkan dengan batuk-batuk yang diderita ia mengaku tak bisa tidur hingga pagi, namun karena tak begitu merasa sakit Ia sempat ke kantor untuk melakukan pertemuan dengan KPK.

“Sore hari saya tidak bisa tahan dan meminta Kadis kesehatan untuk melakukan rapid antigen. Baru lima menit hasilnya positif, dua-duanya merah dan akhirnya saya dilarikan ke Provita,” ujar BTM, di RS. Provita, Selasa (16/02/2021).

Orang nomor satu di Kota Jayapura itu menceritakan, dokter di RS. Provita bahkan membentuk tim khusus untuk menanganinya, mengingat ia mempunyai penyakit penyerta.

“Saya adalah orang yang taat terhadap protokol kesehatan. Istirahat yang cukup, berolahraga yang cukup, makan yang sehat, memakai masker dan sarung tangan,” ungkapnya.

Namun, ia mengakui lalai saat memberikan sambutan dengan membuka masker di banyak orang.

“Saya saja mengikuti protokol kesehatan dengan ketat, tetapi tetap kena Covid. Saya mau sampaikan, Covid ini ibarat undian, tunggu giliran saja kapan kita lalai maka bisa kena. Ikuti imbauan pemerintah, pakai masker saat keluar rumah dan taat dengan semua protokol kesehatan, ” katanya lagi.

Ia lantas mengapresiasi tim dokter yang menanganinya selama menjalani perawatan.

“Akhirnya, pada hari ini saya dan istri diperbolehkan untuk pulang, untuk memulihkan diri selama seminggu,” jelas BTM.

Sementara, dokter Viktor selaku salah satu dokter yang menangani Walikota Jayapura dalam kesempatan itu meminta, agar warga Kota Jayapura harus sadar. Sadar dan paham bahwa kasus Covid jumlahnya masih tinggi.

“Pasien masih penuh di rumah sakit-rumah sakit. Jadi kita harus selalu pakai masker, cuci tangan dan sosial distancing,” ujarnya.

Ia juga meminta siapapun jangan takut divaksin.

“Vaksin adalah cara kita untuk melindungi diri kita, melindungi orang – orang yang kita sayangi. Saya sendiri adalah salah satu orang pertama yang mendapat vaksin,” ucap dokter Viktor. **