Seleksi Pimpinan BAZNAS Papua Dibuka

Tim Seleksi Pimpinan BAZNAS Papua bertemu Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, membahas percepatan seleksi pimpinan periode 2026–2031 di Gedung Negara Dok V, Jayapura, Rabu (1/4/2026). (Foto: Humas Gubernur Papua)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mempercepat seleksi pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Papua periode 2026–2031 guna mencegah kekosongan jabatan setelah masa kepengurusan sebelumnya berakhir pada 25 Maret 2026.

Seleksi resmi dibuka mulai 2 April 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 8 Mei 2026.

Ketua Tim Seleksi, Setyo Wahyudi, mengatakan pihaknya menargetkan 10 hingga 20 pendaftar agar proses seleksi berlangsung kompetitif dan menghasilkan pimpinan yang berkualitas.

“Kami berharap jumlah pendaftar meningkat sehingga seleksi berjalan optimal,” ujar Setyo usai bertemu Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, di Jayapura, Rabu (1/4/2026).

Penjaringan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan unsur ulama, profesional, dan organisasi kemasyarakatan. Kriteria utama yang ditetapkan adalah amanah dan berintegritas.

Pembimbing Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Papua, Rita Wahyuningsih, menegaskan seluruh tahapan seleksi akan menggunakan Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZAT) guna menjamin transparansi dan akuntabilitas.

“Proses seleksi dilakukan terbuka dan berbasis sistem untuk memastikan akuntabilitas,” katanya.

Adapun tahapan seleksi meliputi pendaftaran 2–16 April, seleksi administrasi 17–22 April, uji kompetensi 27 April, wawancara 4 Mei, dan pengumuman hasil pada 8 Mei 2026.

Pemerintah Provinsi Papua berharap kepemimpinan baru BAZNAS mampu memperkuat pengelolaan zakat secara profesional, transparan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *