PAPUAInside.com, JAYAPURA— Banyak wacana menolak rencana pemerintah pusat memekarkan wilayah Provinsi Papua menjadi daerah otonom baru, namun sejumlah tokoh masyarakat di kampung-kampung di Kabupaten Sarmi memberikan dukungan karena diyakini bisa mempercepat pembangunan sampai ke pelosok-pelosok Papua serta membuka lapangan kerja yang baru.
Ondoafi atau tokoh adat Kampung Sawar, Orgen Sanis mengaku sepakat dengan wacana pemekaran provinsi untuk mempercepat pembangunan dan memperpendek rentang kendali pemerintahan, mengingat faktor geografis dan medan yang cukup sulit membuat lambatnya kemajuan yang dirasakan.
“Saya setuju dengan adanya pemekaran ini, baik daerah dan provinsi, tentunya lapangan pekerjaan baru akan terbuka. Dan anak-anak Papua bisa berkarya,” katanya.
Florens Senis, Kepala Kampung Sawar mengatakan pemekaran akan membuka lapangan kerja baru, baik itu PNS/ASN atau pun swasta sehingga para pemuda Papua yang sedang menuntut ilmu akan banyak terserap diberbagai sektor pekerjaan.
“Saya mendukung akan adanya wacana provinsi dan pemekaran kabupaten yang bisa menyerap pekerjaan bagi anak-anak muda Papua, dan tempat yang terpencil di pedalaman bisa dipacu pembangunanya,” ujarnya.
Kepala Suku Sobey Korinus Weyasu juga sependapat dengan pemekaran provinsi dan kabupaten di tanah Papua dan berharap kepada pemerintah pusat agar segera diwujudkan, dengan ketentuan bahwa anak-anak muda Papua mendapatkan tempat sesuai dengan porsinya.
“Banyak anka-anak kami sedang berkuliah, dengan adanya pemekaran mereka bisa terserap dalam pekerjaan, dan tidak ciptakan konflik, sehingga kami harapkan wacana pemekaran itu terwujud,” harapnya.
Sementara itu, Kornelis M, Ondoafi Sarmi meminta kepada semua pihak untuk selalu bersyukur dengan apa yang telah ada saat ini, apalagi pemekaran diberlakukan. Maka, banyak program bermanfaat yang akan dituai oleh masyarakat Papua dan sebagai tokoh adat akan sepenuhnya memberikan dukungan.
“Pemekaran provinsi dan daerah, tentunya kami sangat bersyukur. Kami dari pihak adat siap mendukung program dari pemerintah pusat,” katanya.
Sedangkan, Yulius Kyuekyue Ketua KNPI Sarmi, menegaskan bahwa pemekaran provinsi akan mempermudah jangkaun pelayanan pemerintahan dan bisa merasakan pembangunan yang sama dengan provinsi lainnya di Indonesia.
“Baik itu di infrastruktur, kesehatan, ekonomi dan juga pendidikan. Dengan adanya empat bagian ini bisa menjawab kebutuhan-kebutuhan masyarakat Papua,” katanya.
Begitu juga dengan Ketua Dewan Adat Kabupaten Sarmi Yohan Yaas. Ia menilai bahwa pemekaran provinsi akan menjawab berbagai persoalan yang terjadi di tanah Papua.
“Kami dukung pemekaran provinsi, ini akan banyak membuat perubahan di tanah Papua,” katanya. ** (adv)














