Oleh: Faisal Narwawan|
PAPUAinside.com, JAYAPURA – Gedung Gereja Kingmi Edoutou Argapura Japura yang terbakar Rabu (13/05/2020) akan segera dibangun kembali, setelah Bupati Puncak Willem Wandik melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut, Kamis (14/05/2020).
Hadir dalam peletakan batu pertama tersebut, sekretaris Sinode Kingmi di Tanah Papua, Pdt Silas Mom S.Th, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura DR Frans Pekey, Ketua Klasis Kota Jayapura Pdt, Marthen Mauri, S.Th, dan sejumlah gembala dari Gereja Kingmi di Tanah Papua.
Selain untuk pembangunan gedung gereja kedatangan Bupati Wandik juga memberikan sembako, membagikan 500 lembar masker serta membantu biaya kontrak rumah untuk gembala jemaat.

Bupati Wandik mengatakan, kedatangannya untuk memberikan penguatan kepada warga jemaat, sekaligus membangun kembali gedung gereja tersebut termasuk rumah gembala apalagi gereja Kingmi Edoutou merupakan gereja pribumi pertama di Kota Jayapura, dan memiliki nilai sejarah bagi penyebaran dan pelayanan gereja KINGMI DI kota Jayapura.
“Ini mungkin maksud Tuhan juga, sehingga kita bisa bangun gereja yang lebih megah lagi, Saya datang bersama dengan tukang, tinggal kita sepakati gambar, dan pembangunan sudah bisa dilaksanakan,’’ jelas Bupati Wandik.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura DR Frans Pekey mengajak anggota jemaat untuk memaknai apa rencana Tuhan dibalik musibah ini.
Kata Sekda, musibah tersebut perlu dilihat dari sisi positif, bahwa dengan ini untuk lebih dekat dengan Tuhan, Tuhan menguji iman kita.
“Warga jemaat, Tuhan punya maksud tersendiri,dan buktinya Tuhan sudah mengutus hambanya, untuk membantu pembangunan gedung gereja yang baru. Saya sebagai yang dituakan di Kota Jayapura dari suku Mee, juga sebagai anak Tuhan, dan sebagai pemerintah kota, pasti juga akan membantu untuk mendukung pembangunan gedung gereja ini,” ujar Pekey.
Pdt Darius Nawipa mewakili anggota Jemaat Kingmi Edoutou Argapura menyampaikan terima kasih atas bantuan Bupati Wandik baik untuk pembangunan kembali gedung dan pastori yang terbakr, juga untuk bantuan sembako di tengah warga menghadapi pandemic covid-19.
“Saya bersyukur, masih ada orang yang Tuhan gerakan, untuk membantu kami jemaat sini, Puji Tuhan Bapak Bupati bisa bantu bangun gereja memberikan kami uang untuk mencari kontrak sementara, Tuhan akan membalas semua kepada pak Bupati. Soal pembangunan gedung gereja,kami akan membantu tenaga pembangunan gedung gereja ini,” ujarnya.
Pembangunan kembali gedung gereja dan rumah pastori ditarget selesai tahun depan. ‘’Yang penting kita sama-sama bantu tenaga dan bahan saja, jangan terlalu banyak rapat target saya, jika Tuhan menghendaki tahun depan, sudah selesai, bersama dengan rumah gembala,” tambah Bupati Wandik. ** (Sumber: Diskominfo Puncak)














