Satu Orang Korban Jatuh dari Jembatan Gantung di Sungai Digoel Ditemukan Meninggal Dunia

AKBP Moh. Dafi Bastomi , SH, SIK, MIK turut mencari prajurit TNI dan anggota Polres Pegunungan Bintang yang terjatuh dari atas jembatan gantung saat menyeberangi Sungai Digoel di Pegunungan Bintang. (foto: Humas Polda Papua)

PAPUAInside.com, JAYAPURA—Pencarian korban hanyut akibat putusnya jembatan gantung Sungai Digoel di Kabupaten Pegunungan Bintang menemui titik terang.

Aparat gabungan berhasil menemukan jenazah seorang korban di dekat Kampung Arim yakni An. Pratu Ferdian Kusuma seorang Personel Pamtas Yonif 431/TWEJ salah satu korban dari keempat personel yang hanyut saat melintasi jembatan gantung Sungai Digoel.

Kapolres mengatakan bahwa kejadian tenggelamnya tiga personel Polres Pegunungan Bintang dan satu personel Pamtas Yonif 431 terjadi di Jembatan Gantung Distrik Iwur saat melaksanakan kunjungan di Polsubsektor Iwur pada tanggal 28 Januari 2023 Lala.

Saat ini Kapolres bersama Dan satgas Pamwiltasrat RI-PNG Yonif 143/TWEJ Letkol Inf. Ari Ismoyo Timor, S.Hub.INT dan Personel Gabungan TNI/POLRI serta Masyarakat terus melakukan pencarian terhadap tiga Personel Polres Pegunungan Bintang dan satu Personel TNI Pamtas Yonif 431 yang terjatuh dan hanyut saat menyeberang di jembatan gantung Sungai Digoel.

Kapolres menjelaskan bahwa pada pihaknya bersama masyarakat terus melakukan pencarian terhadap tiga Personel Polri dan satu Personel TNI yang terjatuh dan hanyut du Kali Digoel dan juga dibantu dengan Perahu LCR dari Kodam dan Drone untuk membantu Pencarian.

“Hasil pencarian yang dilakukan oleh aparat gabungan TNI/POLRI dengan menggunakan Perahu LCR kemudian berhasil menemukan tas yang terindikasi milik Personel Polres Pegunungan Bintang Briptu Yohanes Matius Langgeng dan tas tersebut telah diserahkan ke Polres Pegunungan Bintang kemudian untuk ke empat korban masih belum ditemukan,” jelasnya

Lebih lanjut, pada pukul 17.45 Wit, Bahwa telah di dapat informasi dari masyarakat yang melaporkan di Pos Iwur Satgas Pamwiltasrat RI-PNG Yonif 143/TWEJ yang melaporkan bahwa telah melihat satu Jenazah di dekat Kampung Arim Distrik Iwur sekitar 5 KM dari Pos Iwur Satgas Pamwiltasrat RI-PNG Yonif 143/TWEJ

Dari informasi tersebut Danpos Iwur Satgas Pamwiltasrat RI-PNG Yonif 143/TWEJ Letda Inf. Figo Ulnang menyampaikan informasi tersebut kepada Pamwiltasrat RI-PNG Yonif 143/TWEJ Letkol Inf. Ari Ismoyo Timor, S.Hub.INT selanjutnya menyampaikan kepada Kapolres Pegunungan Bintang untuk melakukan Evakuasi

“Pada pukul 18.12 WIT, Kabag Ops Kompol Septen Sianturi, S.H bersama tiga Personel Polres Pegunungan Bintang dan 10 Personel Pamwiltasrat RI-PNG Yonif 143/TWEJ bergerak menuju Lokasi tempat di temukannya satu jenazah sekitar 5 kilometer dari Pos Iwur Pamwiltasrat RI-PNG Yonif 143/TWEJ dan pada Pukul 23.37 WIT personel gabungan TNI/POLRI yang di Pimpin Kabag Ops Kompol Septen Sianturi, S.H berhasil mengevakuasi Jenazah yang terindikasi Pratu Ferdian Kusuma dan sudah di bawa ke  Distrik Iwur, direncanakan pada hari Senin tanggal 30 Januari 2023 akan di bawa ke RSUD Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang dan untuk tiga personel Polres Pegunungan Bintang masih belum ditemukan dan tetap dilakukan pencarian,” tambahnya. ** (Humas Polda Papua)