Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAInside.com, KEEROM—Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Towe Hitam mengajak para pemuda di wilayah Perbatasan RI-Papua New Guinea (PNG), untuk bersama-sama menjauhi dan minuman keras (miras) dan narkoba serta obat-obat terlarang di Kampung Towe Hitam, Distrik Towe, Kabupaten Keerom, Papua.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, SE, MSi, dalam rilis tertulisnya, Minggu (13/06/2021).
Dansatgas mengungkapkan Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista sangat peduli terhadap masa depan para generasi muda atau para pemuda bangsa, khususnya di wilayah perbatasan RI-PNG melalui Komunikasi Sosial (Komsos) secara bertahap bertingkat dan berkelanjutan dengan menggandeng tokoh pemuda setempat untuk bersama-sama memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, miras atau obat-obatan terlarang.
“Kegiatan yang dilakukan Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Towe Hitam kali ini juga merupakan tindak lanjut dari ajakan pemerintah untuk menghimbau kepada masyarakat agar menjauhi narkoba, miras atau obat-obat terlarang lainnya, karena para pemuda ini adalah generasi bangsa yang akan meneruskan arah perjalanan suatu bangsa dikemudian hari,” ujar Dansatgas.
Dikatakan komsos ini dilakukan dengan cara mengunjungi tempat berkumpul para pemuda di Kampung Towe Hitam dengan tujuan, untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman serta memberikan nasehat tentang bahaya narkoba dan miras kepada sejumlah pemuda di kampung Towe Hitam agar menjauhi dan menghindari dirinya, untuk tidak menggunakan, jual beli bahkan mengedarkan narkoba, miras atau obat-obatan terlarang, karena dapat merusak akal pikiran dan kesehatan diri pribadi ataupun keluaraga bahkan masyarakat sekitar.
Hal serupa disampaikan tokoh pemuda Kampung Towe Hitam Saudara Alfons (28), yang mengaku sangat senang dengan diadakannya kegiatan komsos ini yang dilaksanakan secara rutin oleh Satgas Pamtas TNI Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Towe Hitam kepada para Pemuda di kampung Towe Hitam.
“Kami senang dan berterimakasih karena bapak Tentara sangat peduli kepada kami para pemuda di kampung Towe Hitam yang selalu mendorong kami untuk mewujudkan masa depan yang lebih cerah,” tutur Alfons. (Pendam XVII/Cenderawasih)














