Satgas TMMD ke-112 Kodim 1707/Merauke Tempuh Perjalanan 2 Hari Menuju Mappi

Personel TMMD ke-112 TA 2021 Kodim 1707/Merauke menggunakan perahu kayu dalam perjalanan selama dua hari melalui jalur sungai melewati wilayah Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel. (Foto: Dok/Pendam XVII/Cenderawasih)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, MERAUKE—Personel TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 TA 2021 Kodim 1707/Merauke telah diberangkatkan dari Makodim 1707/Merauke ke Kabupaten Mappi, dalam perjalanan selama dua hari melalui jalur darat dan jalur sungai melewati wilayah Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Kamis (2/9/2021).

TMMD ke-112 Kodim 1707/Merauke TA 2021 dilaksanakan di Kampung Okor, Distrik Haju, kabupaten Mappi, dengan tujuan pembangunan sasaran fisik berupa pembangunan 20 unit rumah masyarakat, diantaranya 14 unit rumah semi permanen dan 6 unit rumah papan kayu.

Demikian disampaikan Perwira Seksi Teritorial Kodim 1707/Merauke Kapten Czi A. Ghofur dalam rilisnya.

Personel TMMD ke-112 TA 2021 Kodim 1707/Merauke, ketiga berangkat menuju Kabupaten Mappi. (Foto: Dok/Pendam XVII/Cenderawasih)

Ghofur mengatakan, setibanya di Asiki personel Satgas TMMD ke-112 Kodim 1707/Merauke istirahat dan bermalam, karena perjalanan selanjutkan akan ditempuh melalui jalur air menyusuri sungai Digoel dengan menggunakan perahu kayu, menuju Kampung Okor, Distrik Haju, Kabupaten Mappi, Papua.

“Dari Makodim 1707/Merauke menuju Asiki Distrik Jair Kabupaten Boven Digoel melalui jalur darat dengan waktu tempuh 10 jam sedangkan perjalanan dari Asiki menuju Kampung Okor Kabupaten Mappi ditempuh selama 2 hari dengan menggunakan perahu belang/kayu,” tambahnya

Lebih lanjut, Ghofur mengatakan bahwa material bahan bangunan untuk kegiatan TMMD dikirim melalui jalur laut menggunakan kapal dengan rute Pelabuhan Merauke – Wanam – Atsy wilayah kabupaten Asmat dan Asgon wilayah kabupaten Mappi dengan waktu perjalanan 4 hari, kemudian setibanya  di Asgon semua bahan bangunan dipindahkan ke perahu belang untuk menuju Kampung Okor dengan waktu tempuh 6 jam.

“Perjalanan personel dan material cukup memakan waktu yang lama, namun personel Satgas TMMD tetap semangat untuk membangun kampung dan mensejahterakan masyarakat,” jelas Ghofur. **