PAPUAInside.ID, WAMENA— Anak-anak yang putus sekolah di Wamena, Papua Pegunungan mendapat pelajaran di Rumah Belajar yang diajarkan Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 melalui program Si Ipar.
Ada enam anak yang rutin berada di Rumah Belajar yang beralamat di Jln Bhayagkara Kota Wamena. Mereka bersemangat melatih kemampuan membaca, menulis dan berhitung yang diajar personel Binmas Ops Rasaka Cartenz Bripda Silvester Pardomuan D. Pone
Rumah belajar Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz yang bertempat di Jalan Bhayangkara, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, selalu diwarnai dengan dengan kehadiran anak-anak.
“Sejauh ini perkembangan anak-anak dalam menerima pembelajaran sudah cukup baik, kami akan terus mengevaluasi kegiatan ini sehingga dampak yang diterima bisa dirasakan menyeluruh oleh anak-anak,” singkatnya.
Meski masih terdapat keterbatasan ruangan dan fasilitas belajar mengajar, tak menyurutkan semangat anak-anak.
“Sejauh ini perkembangan anak-anak dalam menerima pembelajaran sudah cukup baik, kami akan terus mengevaluasi kegiatan ini sehingga dampak yang diterima bisa dirasakan menyeluruh oleh anak-anak,” singkat Bripda Silvester Pardomuan D. Pone
Kegiatan mengajar tersebut merupakan implementasi program Si-Ipar atau polisi mengajar milik Binmas Ops Rasaka Cartenz yang menitikberatkan kepada peningkatan kualitas pendidikan di Papua.
Menurut data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2022, Jayawijaya sendiri merupakan kabupaten dengan rata-rata Umur Harapan Hidup (UHH) 59,64 serta Harapan Lama Sekolah (HLS) 12,27.
IPM di Jayawijaya masih dalam kategori rendah di bawah angka 60. Harapannya melalui Program Si-Ipar turut memacu peningkatan IPM di Jayawijaya. **














