Oleh: RF I
PAPUAinside.id, WAMENA–Penjabat (Pj) Bupati Jayawijaya Sumule Tumbo, meresmikan gedung Sekertariat Bersama (Sekber) Forum Kerukunan Umat Bersama (FKUB) Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (10/2/2024).
Tumbo mengatakan, FKUB dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sangat mendukung fungsi penyelenggaraan pemda, sehingga pemda dan FKUB berkolaborasi dan bersinergi, untuk melayani masyarakat Jayawijaya.
“Setiap penyelenggaraan yang kita laksanakan di pemerintahan FKUB terlibat aktif didalamnya, karena FKUB berasal dari seluruh agama yang ada di Jayawijaya dan telah optimal membina dan melayani jemaatnya,” ungkap Tumbo.
Tumbo menuturkan, selama ini FKUB telah banyak melakukan pelayanan di panti-panti asuhan, pelayanan anak terlantar, fakir miskin, dan lainnya. Untuk itu, pemda wajib mendukungnya.
“Kedepan kita upayakan untuk menjalin kerjasama yang baik, karena dalam UUD 1945 mengatakan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara dan FKUB sudah lakukan dan kita pemda wajib mendukung keberlangsungannya,” tuturnya.

Pj Bupati Jayawijaya Sumule Tumbo, berpose bersama Pengurus FKUB Jayawijaya, usai meresmikan Gedung Sekber FKUB. (Foto: RF/Papuainside.id)
Ketua FKUB Kabupaten Jayawijaya, Pastor Kornelius Basa Kopon, Pr menyampaikan suka cita dengan diresmikannya sekertarian bersama ini.
“Memang proses untuk sampai pada hari ini lumayan panjang kurang lebih 11 tahun. Kami dalam kepengurusan bersama dengan teman-teman semua bersepakat apa yang kami bisa buat, untuk kerukunan di sini kami harus bisa buat dan salah-satunya adalah sarana ini,” ungkapnya.
Mewakili FKUB dirinya menyampaikan terimakasih kepada pemda Jayawijaya, yang terus memberi dukungan, apa yang dikerjakan FKUB membantu kerja-kerja pemerintah.
“Selanjutnya gedung ini bisa digunakan bukan hanya FKUB, tapi semua elemen paguyuban, ketika butuh tempat kami siap untuk itu,”pungkasnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Jayawijaya, Tinus Giban menyatakan dengan adanya wadah FKUB, yang representatif untuk menjaga kerukunan antar umat beragama di Papua Pegunungan, khususnya kabupaten Jayawijaya.
“Perlu ada sekretariat bersama seperti ini, agar dapat duduk bersama menggagas program-program kerukunan umat beragama dan sosia lainnya dalam keberagaman keyakinan,” katanya.
Dikatakan saat ini terdapat empat agama dan lima belas denominasi gereja yang ada di Jayawijaya. Untuk itu, FKUB diharapkan membantu pemda menjaga keamanan dan kedamaian, sehingga semboyan Wamena sebagai Kota DANI dapat terwujud.
Pendeta Matius Gombo menyampaikan setelah bangunan ini diresmikan, maka akan digunakan semua agama.
“Gereja-gereja dan juga FKUB PGGJ dan semua agama akan kumpul di sini untuk doa bersama dan gunakan untuk kemajuan pelayanan di Jayawijaya,” tandasnya. **














