Puluhan Driver Gojek Datangi Disnaker Papua

Suasanan pertemuan driver ojol dengan pihak Disnaker di Kantor Disnaker Papua. (foto: istimewa)

Oleh: Faisal Narwawan|

PAPUAinside.com, JAYAPURA— Puluhan driver Gojek Kota Jayapura mendatangi Kantor Disnaker Provinsi Papua, Rabu (13/5/2020).

Kedatangan mereka dengan maksud mengklarifikasi data penerima bantuan khusus driver Gojek yang terbit di salah satu media cetak di Kota Jayapura.

Menurut para ojol ini, data yang diterbitkan tersebut tak valid. Banyak nama yang tercantum di dalam data sebagai penerima bantuan justru belum menerima bantuan sama sekali.

Bersama pihak Disnaker, Pimpinan Gojek dan BPJS Ketenagakerjaan mereka melangsungkan pertemuan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

Ali Patty salah satu Driver Gojek Jayapura mengatakan, ojol yang datang karena tak terima bantuan ingin mendengar jawaban yang pasti.

“Teman-teman melihat nama mereka tercantum di media cetak mereka protes karna sedikitpun mereka tidak terima bantuan itu, jadi kita datang untuk mecari titik temu,” ujar Ali.

Menurutnya, data yg diambil untuk acuan distribusi sembako tidak valid atau tidak sesuai dengan data sebenarnya.

“Seharusnya ada 259 paket kepada 259 driver, nah dalam pelaksanaan pembagian  nama-nama yang ada tidak menerima sehingga kita pertanyakan,” ucap Ali lagi.

Yahya Itlay selaku penanggungjawab Sub Tim Sekretariat Penanggulangan Dampak Ekonomi Akibat Covid-19 mengatakan, pertemuan telah dilakukan dan telah disepakati bahwa bagi mereka yang belum terima bantuan akan ditindaklanjuti.

“Kita sudah sampaikan, tetapi ada hal-hal yang harus kita cari solusinya bersama. Sehingga yang belum terima bantuan ini dua hari kedepan kami fasilitasi,” ujar Yahya.

Bantuan yang diberikan tersebut kata Yahya berupa  20 kg beras, 5 liter minyak goreng, minuman jahe 2 bungkus, 1 karton indomie, dan biskuit 1 kaleng. “Jadi bantuan ini kami berikan sesuai data yang masuk. Kalau ada kesalahan kita perbaiki bersama,” tutupnya.

Tim juga mengatakan, kedepan akan langsung memberikan bantuan tersebut kepada para driver, agar lebih tepat sasaran  bantuan yang diberikan. **