Pukul KO Petinju Thailand, Geisler Ap Juara WBC Asia Continental

Petinju profesional asal Tanah Papua, Geisler Ap meluapkan kegembiraannya sembari menutup wajahnya, saat pemasangan sabuk WBC Asia Continental Middleweight di World Siam Stadium, Bangkok, Thailand, Sabtu (29/3/2025) pukul 16.00 WIB. (Foto: Istimewa)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.id, JAYAPURA—Petinju profesional asal Tanah Papua, Geisler Ap berhasil merebut sabuk World Boxing Council (WBC) Asia Continental Middleweight, setelah memukul Knock Out atau KO petinju tuan rumah, Rattakorn Tassaworn di World Siam Stadium, Bangkok, Thailand, Sabtu (29/3/2025) pukul 16.00 WIB.

Geisler dan Tassaworn memperebutkan sabuk WBC Asian Continental Middleweight, yang lowong.

Dalam duel bertajuk Global War ini, Geisler menang KO di ronde 3 dari 10 ronde yang direncanakan.  

Pelatih Stevy Ferdinandus menggendong Geisler Ap, setelah menang KO atas petinju tuan rumah, Rattakorn Tassaworn di World Siam Stadium, Bangkok, Thailand, Sabtu (29/3/2025) pukul 16.00 WIB. (Foto: Istimewa)

Jalannya Laga

Geisler menuturkan, jalannya laga di ronde1 seperti biasa ia melakukan penjajakan, untuk mengetahui cara bermain dan kelemahan Tassaworn, sesuai instruksi pelatih Stevy Ferdinandus, yang mendampinginya di sudut ring.  

Memasuki ronde 2, Geisler cukup banyak melepaskan straight, untuk memancing Tassaworn infight atau bertarung.  

Di ronde 3, Geisler masuk fight melalui hook kiri menghantam rusuk kanan rahang kanan. Tassaworn pun terjatuh dan mencium kanvas. Wasit sempat menghitung, tapi Tassaworn tak mampu berdiri.

Geisler pun berlari kegirangan dan naik diatas tali ring menyambut kemenangannya. Wasit kemudian mengangkat tangan Geisler sebagai pemenang laga.    

Terima Kasih Kaka Besar

Geisler mengatakan, kemenangan dan sukses yang diraihnya berkat dukungan dan sponsor dari Mantan Kabaintelkam Polri, Paulus Waterpauw atau yang biasa disapa Kaka Besar.  

“Saya sampaikan terimakasih kasih kepada Tuhan Yesus, dan Kaka Besar, yang sudah turut serta mensponsori saya sampai bisa berada kembali di level internasional yaitu kejuaraan WBC Asia Continental, dan juga doa dan dukungan seluruh masyarakat Papua dan Indonesia,” ujar Geisler.

Usai laga, Geisler langsung menghubungi Kaka Besar melalui video call menyampaikan kemenangannya dan berhasil menjadi juara WBC Asia Continental Middleweight.

“Kaka Besar merespon dan menyampaikan terima kasih adik Geisler, yang telah berbuat terbaik dan membawa pulang sabuk WBC ke Indonesia dan Papua,” ujar Geisler bangga.

Kaka Besar menyambut bahagia kemenangan yang ditorehkan Geisler.

“Terima kasih Tuhan berkat kerja keras Ade Geisler dan niat baik kita semua telah membuahkan hasil juara WBC Asia Continental Middleweight di Bangkok, Thailand melalui kemenangan KO di ronde ke 3 atas lawannya asal tuan rumah Thailand,” ungkap Kaka Besar.

Kaka janji akan menjemput dan menyambut Geisler dengan tari-tarian, saat tiba kembali di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Pelatih Stevy Ferdinandus dan Geisler Ap, berpose bersama, setelah menang KO atas petinju tuan rumah, Rattakorn Tassaworn di World Siam Stadium, Bangkok, Thailand, Sabtu (29/3/2025) pukul 16.00 WIB. (Foto: Istimewa)

Pertahankan Gelar di Jayapura

Fighter berjulukan King of Papua ini berharap Kaka Besar menjadi promotor, saat ia mempertahankan gelar WBC Asia Continental di Jayapura.

“Sebelum menutup karier dan gantung sarung tinju, saya harap muncul petinju generasi berikut dari Papua yang bisa menjadi juara menggantikan saya kelak,” ungkap suami Ance Pambos ini.

Sekedar diketahui, Geisler Ap merebut juara WBC Asia Silver Super Light Weight Champions, setelah mengalahkan petinju Thailnd Thoedsak Sinam di One Bell Park, Jakarta Selatan, Sabtu (30/3/2019) malam.

Geisler Ap kemudian menghadapi petinju asal Pakistan Muhammad Bilal, dalam laga unifikasi WBC dan WBA Asia Pasifik di GOR Waringin, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (20/7/2019). Laga tersebut berakhir draw di ronde ke 8, lantaran Geisler menderita luka sobek di dahi. Meski demikian, Geisler tetap memegang sabuk WBC Asia Pasifik.

Geisler berhasil mempertahankan gelarnya, setelah menang KO di ronde ke 3 atas Sonny Manakane di Balai Sarbini, Jakarta, 3 April 2021 lalu.

Geisler kehilangan sabuk WBC, WBA dan IBO Asian Continental Super Welterweight, setelah kalah angka dari penanantannya Medi Boufoundi asal Perancis di Studio TVRI Senayan, Jakarta, 11 Februari 2023 lalu. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *