Program Si Ipar Perkenalkan Abjad dan Huruf bagi Anak Usia Pra Sekolah di Dogiyai

Polisi di Dogiyai mengajar anak usia pra sekolah mengenal huruf dan abjad. (foto: Humas Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023)

PAPUAInside.id, JAYAPURA—Bripda Fadli Disastra, anggota Satuan Binmas Ops Rasaka Cartenz-2023 Polres Dogiyai pekenalkan huruf pada anak usia pra sekolah di Kampung Bomomani, Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Rabu (12/7/2023) siang.

Dalam kegiatan tersebut, Bripda Fadli mengajar Paskha (6) mengenal huruf abjad dengan cara yang menyenangkan.

Dengan penuh semangat, Bripda Fadli mengajarnya untuk mengenal setiap huruf abjad dengan menggunakan pendekatan bermain dan bernyanyi agar anak-anak lebih mudah menghafal huruf-huruf tersebut.

“Melalui lagu yang dinyanyikan, anak-anak diajak untuk menyebutkan huruf abjad secara berurutan,” ucapnya.

Setelah pembelajaran, dirinya juga memberikan makanan ringan. Upaya ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi Paskha agar semakin bersemangat dalam belajar. Kehadiran Tim Binmas di lingkungan mereka turut membuat anak-anak senang dan antusias.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz-2023, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, Program Si Ipar merupakan upaya Polda Papua untuk meningkatkan kualitas  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di bidang pendidikan.

Kabupaten Dogiyai sendiri memiliki IPM dengan kualitas masih rendah, yaitu 55,72, berdasarkan data BPS akhir tahun 2022. Angka tersebut berada di bawah target nasional yang mencapai 60.

“Kami berharap pemberian materi abjad kepada anak-anak usia dini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam peningkatan IPM di Kabupaten Dogiyai. Selain itu, melalui program Ops Rasaka Cartenz-2023, polisi juga berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat dan memberikan pendidikan dasar kepada mereka yang belum mendapatkan akses pendidikan formal,” tambahnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *