Oleh: Faisal Narwawan|
PAPUAInside. id, JAYAPURA – Kegiatan Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) hingga di pedalaman Papua banyak membuahkan hasil positif.
Program tersebut menyentuh anak-anak Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Sabtu (9/9/2023).
Mereka menunjukkan semangat yang luar biasa dalam proses belajar membaca, menulis dan berhitung melalui program tersebut.
Para pengajar berharap, program itu akan menjadikan anak Papua sebagai sumber daya manusia yang kompeten dalam upaya pembangunan Papua di masa depan.
Setelah selesai mengajar, salah satu anak didik, Piton Alom, meminta agar personel Satgas kembali esok hari untuk terus memberikan ilmu kepada mereka, permintaan yang diiyakan dengan senang hati ini menjadi bukti bahwa Program Si-Ipar disambut baik
Iptu Yonias Purwanto, pemimpin personel Rasaka Cartenz wilayah Puncak, mengakui semangat besar anak-anak dalam belajar.
Mereka adalah anak-anak pilihan Satgas Ops Rasaka Cartenz-2023 wilayah Puncak yang sebelumnya tidak memiliki akses pendidikan.
“Kami telah memberikan proses belajar membaca, menulis, dan berhitung kepada mereka selama enam bulan. Program Si-Ipar kami tujukan untuk anak-anak yang tidak atau putus sekolah,” ujar Iptu Yonias.
Iptu Yonias juga mengharapkan, tujuan dari program kemanusiaan Polri ini dapat terwujud maksimal dan membuat Polri lebih dicintai oleh masyarakat.
Ops Rasaka Cartenz-2023 Polres Puncak, melalui program Si-Ipar, berharap dapat membantu anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menjelaskan bahwa Program Si-Ipar akan terus digencarkan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak di wilayah tersebut dalam mencapai cita-cita mereka.
“Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah tersebut, yang saat ini masih rendah, yaitu sekitar 45.44, di bawah angka 60,” katanya. **














