Polda Papua Sosialisasi Penerimaan 2.000 Anggota Polri Melalui Dialog Interaktif RRI

Karo SDM Polda Papua Kombes Pol Ade Djadja Subagdja, SIK dan Kasubbag Diapers Biro SDM Polda Papua Kompol Banu Maulidina Isya, SIK, saat Dialog Interaktif RRI Jayapura. (Foto: Dok/Humas Polda Papua)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAInside.com, JAYAPURA—Kapolda Papua Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw menyampaikan pihaknya akan menerima 2.000 calon anggota Polri tahun 2021.

Untuk itu,  Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Papua, menggelar Dialog Interaktif mengusung Tema Penerimaan Anggota Polri Tahun 2021 di Studio RRI Pro 1 Jayapura, Kamis (07/01/2021).

Hadir sebagai nara sumber yakni Karo SDM Polda Papua Kombes Pol Ade Djadja Subagdja, SIK dan Kasubbag Diapers Biro SDM Polda Papua Kompol Banu Maulidina Isya, SIK.

Karo SDM Polda Papua menyampaikan rekrumen anggota Polri di Polda Papua pada tahun 2021 ini cukup berbeda di tahun sebelum-sebelumnya, dimana masih banyak putra putri asli Papua, yang mempunyai kemampuan atau potensial yang sangat luar biasa yang belum terakomodir, mengingat kouta penerimaan Polri di Papua masih cukup terbatas.

“Oleh karena itu, rekrumen sekarang kita akan prioritaskan Orang Asli Papua (OAP) untuk menjadikan mereka Bhayangkara sejati nanti,” ujarnya.

Diatakan pihaknya mempunya inisiatif, terobosan kreatif dengan mencoba berkordinasi dengan pemerintah daerah dan Mabes Polri bahwa, untuk Polisi yang berada di Papua sangat penting, karena bersentuhan langsung kepada masyarakat adalah Polri.

“Maka dari itu kita meminta untuk di daerah Papua kouta untuk penerimaan rekrument Polri 2021 ini dinaikan atau ditambah,” katanya.

Tujuan rekrumen ini juga untuk memenuhi kouta personel Polda Papua dan Polres Jajaran yang sampai sekarang masih kekurangan personel.

Ia mengarakan, di tahun 2020 pihaknya mencoba merekrut Bintara Noken dan hasillnya sangat luar biasa dan oleh sebab itu, di 2021 ini pihaknya akan kembali merekrut Bintara Noken ini, berkaitan masalah Bintara Noken adalah mendidik mereka harus mempunyai rasa cinta juga punya jiwa yang berkaitan dengan NKRI, untuk itu mereka dibina dipupuk mentalnya dan juga mempunya rasa jiwa NKRI.

Pola pendidikan Bintara Noken dan Bintara Umum,  yakni pelajaran yang berkaitan dengan masalah pendidikan perjuangan bangsa, masalah etika dan mental kepribadian.

“Jadi nilai ini kita bangun untuk mendidik mereka. Beda dengan pendidikan yang dulu hampir sebagian besar kaitan masalah tugas tugas Kepolisian masalah disiplin, jadi ini ada beda karena di Papua khusunya masyarakat Papua yang kita didik yang utama adalah kaitan masalah perasaan,” katanya.

“Jadi walaupun misalnya disiplinnya bagus etikanya bagus, tapi rasa cinta kepada Indonesia tidak memiliki jiwa NKRI dalam bertugas tidak akan maksimal, karena mereka salah satu kepanjangan pemerintah Indonesia juga salah satu pihak yang mewakili Polisi Indonesia yaitu Polisi Noken,” terangnya.

Sistem penerimaan atau rekrutmen Bintara Noken sama seperti yang terdahulu melalui tes akademik, jasmani, psikologi dan lain –lain. Namun mereka juga ada yang diluar dari penerimaan secara normal atau secara aturan yaitu dengan cara proaktif, yaitu diambil dan direkrut dari anak-anak yang mempunyai talenta dan penghargaan serta mempunyai kontribusi, seperti yang telah dilakukan orang tuanya, kepala suku atau tokoh- tokoh besar.

“Untuk penghargaan berlaku khusus keluarga Polri salah satunya misalnya bapaknya pernah berjasa dan berjuang ibaratnya nyawa pun dia pertaruhkan waktu bertugas, mereka punya anak bila memenuhi syarat itu bisa menjadi Polisi,” ungkapnya.

Kepada seluruh masyarakat dan stakeholder yang mendukung kegiatan pelaksanaan rekrumen Polri tahun 2021, tuturnya, pihaknya minta untuk bersama-sama mendidik anak-anak Papua.

“Jika mereka terpilih menjadi anggota Polri, jadikanlah polisi yang terbaik, kebanggaan keluarga, masyarakat dan negara,” imbuhnya.

Diinformasikan juga untuk saat ini Biro SDM Polda Papua telah membuka pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS). Bagi masyarakat jika berminat dan ingin melihat persyaratannya bisa langsung mengunjungi Website www.Polri.go.id. **