Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAINSIDE. ID, JAYAPURA—Situasi Yalimo yang sempat memanas berangsur kondusif setelah kericuhan yang dipicu perselisihan antarsiswa SMA. Sejumlah aparat keamanan saat ini disiagakan di Elelim, Ibu Kota Yalimo.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito menjelaskan akibat insiden ini, sedikitnya 20 orang terluka. Lima personel keamanan dan 15 warga sipil dilarikan ke beberapa rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Beberapa korban bahkan masih dalam proses evakuasi.
“Satu personel polisi terkena anak panah di kepala, dan tujuh korban, termasuk seorang bayi, dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Bayi tersebut mengalami hipotermia setelah bersama ibunya menyeberangi sungai saat kejadian dan kini dirawat di ruang ICU,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, Rabu (17/9/2025).
Selain korban luka, kericuhan ini juga menyebabkan kerugian material sejumlah bangunan milik warga.
Polda Papua masih melakukan pendataan kerugian yang ada, namun disampaikan puluhan bangunan milik warga hangus terbakar.
“Lima rumah dinas Polri dan satu mes perwira Polres Yalimo terbakar, puluhan kendaraan juga ludes dilalap api, selain itu terdapat laporan adanya upaya perusakan jembatan penghubung ke Yalimo,” katanya.
Untuk mengendalikan situasi, Polda Papua telah bersinergi dengan pemerintah terkait untuk mencegah potensi meluasnya konflik.
Polisi masih berkonsentrasi pada penanganan konflik dan belum melakukan upaya penegakan hukum. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar situasi tidak kembali memanas. **














