Polda Papua Geser 2 Peleton ke Boven Digoel

Wakapolda Papua Irjen Pol Matius Fakhiri, SIK. (Foto: Dok/Humas Polda Papua)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, JAYAPURA—Meski situasi di Boven Digoel mulai kondusif, pasca aksi pembakaran rumah Wabup, tapi Polda Papua berupaya  menggeser 2 peleton dari Kompi Merauke, untuk menjaga kamananan,  pasca  pembakaran terhadap rumah Wabup Boven Digoel di Tanah Merah, Senin (30/11/ 2020) pukul 15.30 WIT.

Demikian disampaikan Wakapolda Papua Irjen Pol Matius Fakhiri, SIK melalui keterangan tertulisnya pada Selasa (01/12/2020).

Wakapolda mengatakan, pihaknya merencanakan akan menggeser lagi sebanyak 100 personil dari Brimob Nusantara, untuk memperkuat pengamanan di daerah Boven Digoel  pada tanggal 6 Desember 2020.

“Untuk pergeseran personil ke TPS sendiri kita masih menunggu koordinasi dari KPUD Boven Digoel, dimana kita berharap H-2 personil telah berada pada TPS guna melakukan pengamanan pergeseran logistik maupun pencoblosan,” katanya.

Karena itu, jelasnya, pihaknya berharap kepada setiap paslon, untuk cerdas menyampaikan visi dan misinya kepada masyarakat pada pelaksaan Pilkada, sehingga masyarakat bisa menyalurkan hak pilihnya.

Dikatakan, untuk Boven Digoel sendiri hingga Senin (30/11/2020) malam, aparat gabungan TNI-Polri terus bekerja  dengan melaksanakan diksusi-diskusi panjang dengan teman-teman KPUD Boven Digoel.

“Saya juga akan bertemu dengan Komisioner  KPU Provinsi Papua, untuk membahas langkah-langkah kedepan untuk pengamanan Pilkada 2020, khusus di Boven Digoel,” ucap Wakapolda.

Khusus untuk Boven Digoel, ucapnya, pihaknya sudah minta kepada paslon, untuk bisa mengendalikan massanya.

Paslon sendiri telah menemui massanya dan meminta maaf kepada aparat atas insiden di luar kontrol dan meminta, agar dapat kembali ke kampung halaman masing-masing. **