Polda Papua Audit Internal RS Bhayangkara

Wakapolda Papua Brigjen Pol Faizal Ramadhani memimpin pertemuan internal membahas peningkatan pelayanan RS Bhayangkara. (Foto: Humas Polda Papua)

Oleh: Faisal Narwawan  I

PAPUAINSIDE. ID, JAYAPURA—Dengan maksud mengevaluasi keseluruhan tata kelola dan pelayanan di RS Bhayangkara, Polda Papua telah membentuk tim audit investigasi.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menyebutkan bahwa tim saat ini sedang bekerja.

“Tim audit investigasi yang dibentuk oleh Bapak Kapolda Papua sementara bekerja untuk mengecek, melakukan audit, dan melakukan investigasi di Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, Rabu (26/11/2025).

Menurutnya, proses ini memerlukan waktu karena operasional RS Bhayangkara melibatkan kerja sama dengan instansi lain, seperti BPJS dan Dinas Kesehatan.

“Ke depan akan berkolaborasi dengan tim yang lain yang kita ketahui tim dari Kementerian Kesehatan juga sementara sedang bekerja,” tambahnya.

Kata dia, audit ini akan fokus pada pemeriksaan mendalam terkait Tata Kelola Tata Laksana

Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelayanan Tujuannya adalah memastikan bahwa semua mekanisme pelayanan sudah berjalan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Baik undang undang  kesehatan , peraturan pemerintah tentang fasilitas pelayanan kesehatan dan peraturan menteri kesehatan, ” pungkas Kombes Pol Cahyo Sukarnito.

Langkah ini diambil, setelah peristiwa viralnya almarhumah Irene Sokoy dan bayi yang dikandungnya meninggal dunia, Senin (17/11/ 2025, sekitar pukul 05.00 WIT.

Irene meninggal setelah dirujuk berulang kali. Saat hendak menuju RSUD  Dok II Jayapura, Irene meninggal dunia dalam perjalanan tersebut.

Kasus ini kemudian viral di media sosial hingga mendapat perhatian serius dari Kementerian Kesehatan RI. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *