Oleh: RF I
PAPUAINSIDE.ID, WAMENA—Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jayawijaya berkerjasama dengan Unit Donor Darah PMI Provinsi Papua menggelar pemeriksaan golongan darah bagi pelajar tingkat SMP dan SMA di Kota Wamena, Senin (8/12/2025).
Ketua PMI Kabupaten Jayawijaya, Ludya Logo, menyampaikan bahwa masa memaja merupakan masa transisi antara masa anak-anak ke masa dewasa, dan pada masa ini, remaja perlu mengenal dan memahami kondisi kesehatan dirinya, termasuk informasi tentang golongan darah.
“Informasi terkait golongan darah adalah informasi dasar yang berguna dalam situasi darurat seperti kecelakaan maupun untuk kebutuhan transfusi darah,” katanya.
Sasaran dari kegiatan ini, lanjut Ludya, adalah para pelajar SMA yang duduk di bangku Kelas III. Hal ini guna membantu para siswa-siswi saat pengurusan data diri. Selain itu, nantinya setelah anak berusia 17 tahun, maka mereka nantinya bisa menjadi pendonor aktif.
Tak hanya itu, Ludya juga menuturkan bahwa salah satu dinamika yang muncul setelah adanya DOB Provinsi Papua Pegunungan, yakni mobilisasi orang yang datang ke Wamena yang merupakan ibu kota provinsi, dan hal ini juga berpengaruh pada akses pelayanan kesehatan di RSUD Wamena.
“Di UTD RSUD sering kantong darah habis. Sehingga melalui orientasi kepalangmeraan, anak-anak ini bisa memahami kerja-kerja kemanusiaan, termasuk kegiatan donor darah yang merupakan bagian kecil dari cakupan pelayanan PMI yang besar,” ungkapnya.
Kegiatan ini diikuti oleh para pelajar SMA Negeri 1 Wamena, SMK Yapis, SMA PGRI dan SMP Negeri 2 Wamena.
Sebagai ketua PMI Jayawijaya dirinya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para kepala sekolah yakni SMA Negeri 1, SMK Yapis Wamena, SMA PGRI dan SMP Negeri 2 Wamena, beserta dewan guru dan para pembina PMR yang selama ini aktif dalam membina PMI di sekolah masing-masing.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada teman-teman UDD PMI Provinsi Papua, yang sudah mendukung kegiatan kami hari ini, semoga kegiatan ini bermanfaat dan berdampak bagi kita semua yang hadir dan untuk sesama kita,” tutupnya. **














