PLt Sekda Pegubin: SMAN 1 Oksibil Apakah Dibakar atau Terbakar

Plt Sekda Pegubin drg Aloysius Giyai saat meninjau lokasi puing-puing SMA N 1 Oksibil yang dilapa si jago merah Minggu (05/12/2021) dinihari. (foto: istimewa)

PAPUAInside.com, JAYAPURA— Pemda Pegunungan Bintang belum mengetahui penyebab kebakaran yang melanda SMAN 1 Oksibil dan menunggu hasil penyelidikan penyidik Polres Pegunungan Bintang, namun hasil kunjungan Plt Sekda drg Aloysius Giyai dari TKP  menemukan kejanggalan.

“Saya baru saja pulang dari TKP, dan memang ada kejanggalan. Apakah terbakar atau dibakar, kita masih tunggu hasil penyelidikan polisi. Kalau terbakar, di situ kan listrik tidak menyala. Jadi korsleting listrik tidak mungkin. Kita harapkan, polisi secepatnya mengungkap apa penyebabnya, kalau sengaja dibakar, siapa pelaku dan motifnya,” kata Aloysius melalui sambungan telponnya dari Kota Oksibi, Minggu siang.

Menurut Aloysius, semua pihak harus hati-hati dalam menyebarkan berita ini dengan tuduhan ke pihak tertentu sebagai pelakunya. Sebab sebagai negara hukum, perlu didukung dengan bukti yang jelas agar tidak menimbulkan fitnah dan provokasi. Ia juga meminta seluruh masyarakat Pegubin, khususnya di Kota Oksibil dan sekitarnya untuk tetap menjaga keamanan bersama.

“Jika memang ini adalah perbuatan oknum tertentu, kami sangat sesalkan. Sebab ini terjadi di tengah-tengah gencarnya Bupati Spey Bidana meningkatkan SDM Pegunungan Bintang dengan hadirkan perguruan tinggi dan sekolah bermutu. Malah sarana pendidikan dan kesehatan jadi sasaran,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Bangunan SMA Negeri 1 Oksibil di Jalan Yapimakot Kampung Esipding, Distrik Serambakon Kabupaten Pegunungan Bintang, hangus terbakar, Minggu (5/12/2021) pagi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan tidak terdapat korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

“Dua bangunan, yaitu satu bangunan terdiri dari 3 kelas dan  satu bangunan ruang guru dan kepala sekolah hangus terbakar,” ungkap Kamal dalam keterangan tertulis, Minggu (5/12) siang.

Ia mengatakan, saat ini Satuan Reskrim Polres Pegunungan Bintang masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut.

“Personil gabungan TNI dan Polri  juga terus melakukan patroli di tempat-tempat rawan tindak pidana,” katanya.

Kebakaran ini awalnya dilaporkan Kasiono selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Oksibil.

Ia melaporkan ke Danyon A Resimen III PAS Pelopor Kompol Titus Yudho Uly yang kemudian disampaikan kepada Wakapolres Pegunungan Bintang Kompol Anton Ampang TL, SM untuk mengambil tindakan pemadaman.

Pukul 06.30 WIT, Wakapolres Kompol Anton Ampang TL, SM bersama Personel Polres Pegunungan Bintang dan Personel Satgas Gabungan Polri bergerak menuju Lokasi tempat Kejadian.

“Pukul 06.44 WIT, Wakapolres Pegunungan Bintang bersama Personel tiba di lokasi dan langsung mengecek TKP Kebakaran sekaligus membantu memadamkan api,” ujarnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, selanjutnya Personel Sat Reskrim Polres Pegunungan Bintang langsung melakukan olah TKP.

Kasus tersebut dalam penanganan Satuan Reskrim Polres Pegunungan Bintang. **