Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAINSIDE.ID, MERAUKE—PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat resmi melakukan penyambungan daya listrik sebesar 1,11 Mega Volt Ampere (MVA) untuk Kantor Gubernur dan Kantor DPR Provinsi Papua Selatan di kompleks Daerah Otonomi Baru (DOB), Kabupaten Merauke, Senin (29/12/2025). Penyambungan ini merupakan komitmen PLN dalam mendukung percepatan roda pemerintahan di wilayah pemekaran baru tersebut agar pelayanan publik dapat berjalan optimal.
Penyalaan pelanggan baru ini mencakup dua institusi vital, yakni Kantor Gubernur Papua Selatan dan Kantor DPR Provinsi Papua Selatan, yang masing-masing mendapatkan suplai daya sebesar 555 kilo Volt Ampere (kVA). Untuk memastikan distribusi energi berjalan tanpa hambatan, PLN telah membangun infrastruktur pendukung berupa Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 0,8 kilometer sirkuit (kms) serta memasang dua unit trafo distribusi berkapasitas masing-masing 630 kVA di tiap lokasi pelanggan.
General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, menyampaikan bahwa, pemenuhan kebutuhan listrik di kompleks DOB Papua Selatan ini adalah prioritas utama mengingat peran krusial gedung-gedung tersebut sebagai pusat kebijakan di provinsi yang dibentuk sejak 11 November 2022 lalu itu.
“Penyambungan ini berjalan sesuai rencana berkat koordinasi yang intensif antara PLN dengan pemerintah provinsi dan para pengembang. Di sini kami pastikan bahwa infrastruktur kelistrikan siap tepat waktu sebelum gedung-gedung ini beroperasi penuh,” ujar Diksi melalui Siaran Pers, Rabu (31/12/2025).
Provinsi Papua Selatan merupakan salah satu dari empat provinsi hasil pemekaran di tanah Papua yang kini tengah memacu pembangunan infrastruktur fisiknya. Keandalan listrik menjadi parameter penting bagi investor dan pemerintah pusat dalam menilai kesiapan sebuah wilayah baru untuk berkembang secara mandiri.
“Kami menyadari bahwa listrik adalah nadi dari setiap pusat administrasi. Dengan daya yang terukur dan infrastruktur yang baru saja kami selesaikan, kami optimistis pemerintahan DOB Papua Selatan dapat segera melayani masyarakat dengan maksimal,” tambah Diksi.
Secara teknis, pengembangan infrastruktur kelistrikan di kawasan DOB ini telah dilakukan secara bertahap. Sebelum menyentuh gedung pemerintahan utama, PLN telah berhasil melistriki 138 Rumah Susun (Rusun) dan Rumah Khusus (Rusus) yang diperuntukkan bagi aparatur sipil negara dan penunjang di kompleks tersebut.
“Kami akan terus berkoordinasi secara rutin dengan Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan para pengembang di kawasan DOB. Tujuannya satu, agar PLN dapat selalu menyediakan pasokan listrik yang andal dan berkualitas sesuai dengan dinamika kebutuhan pelanggan yang terus tumbuh di sini,” pungkas Diksi. **














