Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA—Menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keamanan penggunaan listrik bagi yang akan bepergian atau merayakan momen tersebut di rumah.
Hal ini dilakukan guna mengantisipasi potensi bahaya kelistrikan, seperti korsleting atau kebakaran, yang kerap terjadi akibat kelalaian saat beban listrik di rumah meningkat maupun saat hunian ditinggalkan dalam keadaan kosong.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menyampaikan bahwa periode libur akhir tahun biasanya dibarengi dengan peningkatan aktivitas di rumah, penggunaan dekorasi lampu hias, hingga ditinggalkannya hunian untuk mudik. Melihat hal tersebut, PLN mengimbau masyarakat untuk memastikan bahwa instalasi kelistrikan dalam kondisi aman.
“Kami ingin masyarakat merayakan Nataru dengan sukacita tanpa rasa khawatir. PLN juga berharap seluruh masyarakat bisa bijak dalam menggunakan listrik untuk berbagai aktivitas guna mencegah bahaya kebakaran akibat korsleting,” ujar Diksi melalui Siaran Pers, Minggu (21/12/2025).
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan, PLN memberikan tips penggunaan listrik selama merayakan natal dan tahun baru, di antaranya :
1. Segera cabut stopkontak alat elektronik apabila sudah tidak digunakan.
2. Pastikan alat elektronik serta jaringan dalam instalasi rumah seperti kabel dan fitting lampu memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Sertifikat Laik Operasi (SLO) yang bisa didapatkan dari hasil inspeksi oleh Lembaga Inspeksi Teknik terdaftar.
3. Gunakan listrik sesuai daya yang terpasang, tidak mengambil atau menyambung listrik dari tiang untuk menambah daya listrik di rumah. Hal ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan sengatan listrik, beban listrik di sekitar rumah menjadi overload, sampai dengan kebakaran karena daya listrik yang masuk tidak terukur dan tidak sesuai dengan kapasitas kabel di rumah.
4. Khusus untuk pelanggan pascabayar, dianjurkan bayar tagihan listrik di awal bulan atau sebelum tanggal 20 agar lebih nyaman.
5. Bagi pelanggan prabayar, diimbau untuk mengisi token listrik secukupnya dan siapkan cadangan bila diperlukan agar bisa dipakai sewaktu-waktu.
6. Apabila daya listrik di rumah sudah tidak mencukupi, segera tambah daya secara resmi ke PLN.
Diksi menambahkan bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih terkait kelistrikan, pelanggan bisa langsung mendapatkannya melalui aplikasi PLN Mobile. Pelanggan dapat menikmati berbagai layanan kelistrikan seperti pembelian token dan pembayaran tagihan listrik, penyambungan baru, perubahan daya dan migrasi, serta masih banyak lagi layanan kelistrikan lainnya hanya dengan aplikasi tersebut yang bisa diunduh pada PlayStore dan AppStore.
“PLN berupaya maksimal untuk mengamankan keandalan kelistrikan di tengah momen perayaan natal serta liburan tahun baru. Namun apabila ada gangguan emergency, masyarakat dapat melakukan pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile. Dengan instalasi kelistrikan di rumah yang aman, masyarakat bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Diksi. **














