PAPUAINSIDE.ID, NABIRE—PJ Gubernur Papua Tengah Anwar Harun Damanik meminta ASN di seluruh Provinsi Papua Tengah agar netral dalam menyikapi pelaksanaan Pilkada yang sedang berproses saat ini.
Hal tersebut disampaikan PJ Gubernur Damanik saat bertatap muka dengan Forkopimda, ASN dan para tokoh di Nabire, Rabu (23/10/2024) dalam acara ramah tamah yang pertama kali digelar sejak dilantik menjadi PJ Gubernur Papua Tengah 18 Oktober 2024 lalu di Jakarta.
Dalam arahan perdananya sebagai Pj Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun Damanik mengungkapkan pada saat upacara pelantikan Menteri memberikan beberapa hal yang menjadi prioritas yang harus dikejarkan, yakni pertama mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024, baik di tingkat provinsi maupun di 8 kabupaten di Provinsi Papua Tengah.
“Mari kita bersinergi, baik dari tingkat Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan para Kepala Suku. Saat ini kita selalu solid dan kompak, sehingga saya mengajak untuk terus merawatnya. Jangan sampai karena kita berbeda pandangan dan pilihan, terjadi pertengkaran diantara kita,” tegasnya.
Anwar Harun Damanik menekankan khususnya kepada ASN untuk netral dalam pelaksanaan Pilkada saat ini. Ia menekankan tidak boleh ada ASN memihak ke salah satu paslon, karena hal itu diatur dalam UU ASN.
“Saya tegaskan kepada seluruh ASN untuk menjaga netralitas. Jelas itu diatur oleh UU. Keempat calon Gubernur ini adalah putra-putra terbaik dari daerah ini, mari kita dukung proses tahapan yang berjalan, sehingga siapa pun pemenangnya, itulah yang terbaik sebagai pemimpin kita lima tahun kedepan,” lugasnya.
Hal-hal lain yang menjadi perhatian pemerintah pusat, ungkap Anwar Harun Damanik, dalam waktu dekat adalah masa transisi dari DOB ke defenitif. Maka dari itu diminta kepada seluruh Kepala SKPD untuk mempercepat realisasi APBD.
“Penyusunan APBD Tahun 2025 kita juga harus tampil solid, arahannya sudah ada. Kedepan visi misi yang kita kejar adalah visi misi dari Presiden dan Wakil Presiden terpilih yang belum lama ini dilantik, yang diturunkan ke visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih,” ujarnya.
Ia juga menyinggung tentang proses pengangkatan DPRK serta pelantikan DPR Papua Tengah. Dimana untuk pelantikan DPR Papua Tengah akan dilantik tanggal 6 November 2024.
“Proses pengangkatan DPRK tentu ada dinamikanya, sehingga perlu menjadi perhatian kita bersama. Sedangkan pelantikan anggoat DPR Papua Tengah, sudah dibuat jadwalnya, semoga ini segera bisa kita laksanakan,” ungkapnya. **














