Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.com, JAYAPURA—Bawaslu Provinsi Papua telah mendistribusikan sekitar 119.000 Alat Pelindung Diri (APD), untuk protokol kesehatan pencegahan Covid-19 pada Pilkada Serentak 2020, bagi petugas pengawas yang tersebar di 11 kabupaten di Bumi Cenderawasih.
“APD kita sudah didistribusikan ke 11 kabupeten bahkan langsung ke distriknya. Untuk distrik yang dekat dengan kabupaten APD-nya kita dropping di kabupaten, sementara untuk distrik yang jauh, seperti di Yahukimo kita sewa pesawat dan antar langsung,” jelas Sekretaris Bawaslu Papua, Yuhendra Maubuay di Jayapura, Sabtu 90512/2020).
Ia merincikan, 119.00 APD ini terdiri dari masker berjumlah 7.246 item, hand sainitizer sebanyak 4.682 item, penambah daya tahan tubuh atau vitamin berjumlah 98.933 item, sarung tangan sebanyak 4682 item, dan pelindung wajah sebanyak 3.623 item.
“Jadi ini sudah kami distribusikan baik untuk pengawas di tingkat kabupaten, distrik hingga ke TPS. Di beberapa daerah kita juga tambahkan vitamin dan minuman seperti kopi dan lainnya,” tuturnya.
Sementara untuk pakaian hazmat, tukasnya, memang ada pengadaan, tapi itu tak seberapa, sebab pengawasan Bawaslu dalam hal ini menyesuaikan dengan penyelenggara Pilkada yakni KPU.
“Kita kan pengawasan minimal target kami masker, ini mereka gunakan itu yang paling utama kemudian kaos tangan, hand sanitizer dan terdistribusikan semua,” ujarnya.
Tim Pemantau
Ia juga menuturkan, pihaknya menerjunkan kurang lebih 50-an personil yang terbagi dalam 11 tim akan diterjukan, untu memantau pungut hitung suara pada 9 Desember 2020. Terdiri dari Komisioner, Staf dan Gakkumdu.
“Jadi setiap tim dipimpin oleh Komisoner Bawaslu untuk Kabupaten dengan tingkat kerawanan tinggi, sementara sisanya dipimpin staf Bawaslu,” kata Yuhendra.
Yuhendra mengatakan, pihaknya juga telah memberikan arahan kepada tim yang turun ke lapangan ini, untuk menyatukan persepsi, karena setiap daerah memiliki tingkat keunikan yang berbeda-beda.
“Jadi arahan ini penting, sehingga tim yang turun ke lapangan ini memang harus mental kuat, kita tidak tahu kondisi di lapangan, ada kejadian apa, sehingga perlu ada pembekalan agar bisa mengendalikan emosi saat menghadapi situasi yang tidak diinginkan,” terangnya.
Adapun 11 kabupaten yang akan menggelar Pilkada yaitu kabupaten Waropen, Supiori, Merauke, Yalimo, Boven Digoel, Asmat, Mamberamo Raya, Nabire, Keerom, Pegunungan Bintang dan Yahukimo.**














