Pesan Lukas Enembe di Pelantikan Bupati dan Wabup Nabire: Jangan Ragu Konsultasi dengan Gubernur

Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH melantik Mesak Magai, SSos, MSi dan Ismail Djamaluddin sebagai Bupati dan Wabup Nabire Terpilih Periode 2020-2025 di Gedung Negara, Dok V Atas, Kota Jayapura, Senin (8/11/2021). (Foto: Dian Mustikawati for Papuainside.com)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, JAYAPURA—Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH menegaskan Bupati dan Wabup jangan ragu berkonsultasi dengan Gubernur.

“Manfaatkanlah peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, hal ini adalah amanat konstitusi, janganlah saudara bupati dan wabup langsung melakukan komunikasi dengan Kementerian/Lembaga di pusat tanpa sepengetahuan gubernur,” ujar Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH, ketika melantik  Mesak Magai, SSos, MSi dan Ismail Djamaluddin sebagai Bupati dan Wabup Nabire Terpilih Periode 2020-2025 hasil Pilkada 2020 lalu di Gedung Negara, Dok V Atas, Kota Jayapura, Senin (8/11/2021).

Ada beberapa hal yang disampaikan Gubernur Enembe pada kesempatan ini menyampaikan bupati sebagai pimpinan tertinggi di kabupaten dibutuhkan untuk menjadi tokoh panutan dan teladan bagi masyarakat, yang dipimpinnya.

Atas nama pemerintah, pribadi dan seluruh masyarakat di provinsi Papua, Gubernur Enembe menyampaikan terima kasih kepada saudara Isaias Douw, SSos dan Amirullah Hasim, SIP, MM yang telah melaksanakan tugas sebagai bupati dan wabup Nabire.

“Saya mengucapkan selamat kepada Mesak Magai, SSos, MSi dan Ismail Djamaluddin, yang telah dilantik sebagai bupati dan wabup Nabire.

Gubernur berpesan kepada bupati dan wabup Nabire, agar melaksanakan kepercayaan yang diberikan oleh Tuhan, dan kepercayaan yang diberikan oleh Tanah ini dan masyarakat Nabire. **