Perempuan Kuasai 25 Persen Kursi di DPRD Asmat

Suasana Kota Agats Ibukota Kabupaten Asmat, kota dohubungkan dengan jembatan panjang yang sudah dibeton. (foto: nethy DS)

Oleh:  Ignas Doy |

PAPUAinside.com, Jayapura—Ada yang menarik  dari orientasi DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Asmat periode  2019 –2024  di Hotel Horison, Kotaraja, Jayapura, Rabu (30/10). Pasalnya, dari 25 anggota DPRD Asmat, ternyata ada tujuh perempuan, satu diantaranya incumbent.

Orientasi DPRD Kabupaten Asmat itu berlangsung hingga Sabtu (2/10) dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Papua Doren Wakerkwa, SH mewakili  Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH.

Sebanyak 25 anggota DPRD Kabupaten Asmat, Provinsi Papua periode 2019-2024 dilantik pada Selasa (22/10) lalu.

Pengambilan sumpah dan janji anggota dewan dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Merauke Orpa Martina, SH di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Asmat di Agats.

Jeu, rumah adat suku Asmat. Salah satu Jeu atau rumah panjang bisa dilihat di samping Bandara Ewer Asmat. ( foto: Nethy DS)

Ke tujuh anggota DPRD Asmat periode 2019-2024, yakni Alinda Lilik Cendrawati (Gerindra), Herni Airo (PDIP), Adela Yaluwo (PDIP), Cesilia Warip, A.Ma.Pd (Demokrat), Apolonia Oxilia Mechtildes Weki, SE (PDIP), Triyani Neme Amoye (PDIP) dan Handayani (PAN).

Doren mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan apresiasi khususnya kepada DPRD Kabupaten Asmat,  karena ada tujuh perempuan jadi anggota DPRD, yang memenuhi syarat ketentuan keterwakilan 30 persen perempuan. Padahal di daerah lain ia melihat hanya 1 atau 2 perempuan jadi anggota DPRD, tapi di Asmat ini ada tujuh perempuan yang menjadi anggota DPRD Asmat.

Menurutnya,  ini menunjukan bahwa masyarakat di Asmat memahami aturan bahwa harus ada keterwakilan 30 persen perempuan di anggota legislatif.

“Ini luar biasa dibanding dengan Kabupaten lain di Provinsi Papua. Ini juga menunjukan bahwa perempuan juga mampu berdiri sejajar dengan anggota DPRD yang lain. Suatu waktu dia bisa setara dengan laki –laki,” terangnya.

Ia menjelaskan, tujuh perempuan menjadi anggota DPRD Kabupaten Asmat ini cukup berpengaruh didalam pengambilan keputusan.

Sementara itu, Sekwan Kabupaten Asmat Semuel Tambai mengatakan, pihaknya bersinergi dengan  Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM)  Provinsi Papua, untuk  mendampingi sebanyak 25 anggota DPRD Asmat.

“BPSDM dijadwalkan memberikan materi yang  saling berkaitan dengan pengembangan dan pelaksanaan Tupoksi  dari pada anggota DPRD,” ucapnya. **