PAPUAInside.id, TIMIKA— DPRD Puncak sudah mengusulkan tiga nama ke Mendagri untuk salah satunya di pilih menjadi penjabat bupati mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan Bupati Willem Wandik karena masa jabatannya berakhir September 2023.
Ketua I DPRD Kabupaten Puncak Menase Wandik, kepada wartawan di Timika menjelaskan tiga nama yang diusulkan tersebut adalah Neno Tabuni,S.Sos, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Provinsi Papua Tengah, Yopi Murib,SE,MM, Kepala Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pemberdayaan masyarakat Kampung Provinsi Papua Tengah, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Puncak saat ini Ir, Darwin Tobing, MM.
‘’Hingga saat ini, DPRD Kabupaten Puncak sudah mengusulkan tiga nama ke Kementerian Dalam Negeri untuk menjadi calon PJ Bupati di Kabupaten Puncak, siapapun yang nanti terpilih sebagai Pejabat Bupati Puncak, merupakan putra terbaik,’’ ujarnya di Timika, Senin (04/09/2023).
“Kami mau agar Pak Menteri Dalam Negeri, memilih seorang pejabat Bupati Puncak, itu harus orang netral, yang benar-benar mampu memfasilitasi pemilu dan menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Puncak,” tambahnya.
Kata Menase, Kabupaten Puncak memiliki pengalaman politik yang buruk, tahun 2011-2012 lalu terjadi konflik gara-gara Pemilukada, sehingga pengalaman tersebut jangan sampai terulang lagi, karena dampaknya masyarakat yang menjadi korban. Dirinya berharap sosok penjabat bupati yang ditunjuk Mendagri haruslah orang netral, tidak memihak pihak tertentu, sehingga pelaksanaan pemilu berjalan dengan baik, termasuk pemerintahan di Kabupaten Puncak.
“Sebelum kita antar tiga nama calon PJ Bupati Puncak ke Kemendagri, kami sudah panggil calon PJ Bupati waktu itu, hanya yang datang dua orang, Pak Yopi Murib dan Pak Sekda saat ini Darwin Tobing, dan salah satu materi kita tanyakan adalah jangan sampai menciptakan konflik perang lagi di Kabupaten Puncak, makanya harus jaga sikap netral, jangan PJ bupati mihak sana sini, dampaknya akan bisa konflik terulang lagi,” tegasnya.
Wakil Ketua 1 Manese Wandik juga menyerahkan sepenuhnya penentuan nama kepada pemerintah pusat, karena pasti sudah mengetahui kondisi di Kabupaten Puncak, sehingga siapapun dari ketiga nama yang akan ditempatkan sebagai PJ Bupati Puncak, merupakan putra terbaik dan semua masyarakat Puncak, harus mendukung kinerja penjabat yang dipilih tersebut.
“Sekali lagi saya imbau kepada masyarakat, kaum intelektual Kabupaten Puncak, agar kita mendukung saja keputusan pemerintah pusat, siapapun terpilih jadi PJ bupati, merupakan putra terbaik Puncak, yang utama adalah pemilu jalan baik, Pilkada jalan baik, termasuk pemerintahan di Kabupaten Puncak,” tambahnya.** (Diskominfo Puncak)














