Pentingnya Mengedukasi Petani Lokal untuk Tingkatkan Tanaman Pangan

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua SE, MSi menyerahkan perlengkapan pertanian kepada kelompok petani Kampung Kilugaba, Distrik Libarek. (Foto: Vina Rumbewas/Papuainside.com)

Oleh: Vina Rumbewas  I

PAPUAinside.com, WAMENA—Dinas Pertanian Perkebunan dan Tanaman Pangan Kabupaten Jayawijaya, diminta mengedukasi warga yang selama ini membuka lahan perkebunan menggunakan cara tradisional.

“Kita harus memberikan semangat dan motivasi tak hanya kepada mama-mama janda disini, tapi juga semua kelompok tani yang mau membuka kebun,” ungkap Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua SE, MSi, usai memanen ubi jalar milik kelompok tani mama-mama janda di Kampung Kilubaga, Distrik Libarek, baru-baru ini.

Menurutnya, dengan memberikan edukasi tentang pertanian tentu akan menambah pengetahuan para petani tradisional. Dengan begitu, lahan pertanian yang ada dapat lebih dimaksimalkan melalui beragam tanaman pangan.

Dalam kunjungannya di setiap distrik, bupati Jayawijaya, juga mengajak pimpinan OPD di lingkungan Pemda Jayawijaya serta perwakilan anggota legislatif, untuk mendengar langsung masukan dan keluhan warga, sehingga dapat ditindaklanjuti.

“Terimakasih untuk mama-mama janda, yang sudah mengundang kita panen ubi, karena mama-mama sudah berupaya membuka lahan kebun yang luas, tentu sangat bermanfaat apalagi dimasa pandemi  Covid-19 ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Kampung Kilubaga, Simon Marian, mengatakan kebun ubi jalar seluas 1,5 hektar itu merupakan hasil kerja keras mama-mama janda di kampungnya selama beberapa bulan terakhir.

“Terimakasih kepada pemda yang telah memberikan kami peralatan kebun, hewan ternak, bibit sayuran, dan bantuan dana. Namun uang bukan patokan. Itu hanya penyemangat kerja untuk mama-mama,” terangnya. **