news  

Pendulang Tradisional Tewas Terseret Arus Sungai di Mile 26 Timika

Jenazah pendulang emas tradisional saat dievakuasi tim SAR Gabungan Mimika. (foto: Humas SAR Mimika)

Oleh: Nethy DS | PAPUAInside.com, JAYAPURA— Modestus Welerubun (29) pendulang emas tradisional ditemukan tewas setelah terseret arus sungai di Mile 26 Timika, Mimika, Senin (30/03/2020).

Jenazah Modestus dievakuasi tim SAR Gabungan Mimika dari lokasi kejadian ke RSUD Mimika, selanjutnya diserahkan ke keluarga untuk dikuburkan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Monce Brury, S. IP dalam rilisnya yang diterima PAPUAInside.com menuliskan korban terseret arus pukul 06.00 WIT. Saat itu korban bersama seorang temannya berniat menyeberang sungai di mile 26. ‘’Korban hanyut karena saat itu air sungai sedang naik, temannya berusaha menolong namun usahanya gagal, korban tenggelam dan hanyut,’’ ujar Monce.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika mendapat laporan pukul 11.30 WIT dan langsung melakukan pencarian. ‘’1 tim rescue langsung diberangkatkan ke lokasi menggunakan 1 unit perahu karet, 1 unit kendaraan amfibi dan 1 unit rescue truck untuk pencarian,’’ jelasnya.

Di lokasi kejadian Tim SAR bersama tim dari personil Polsek Miru dan personil ERG PT FI dan melakukan pencarian.

Tim berhasil menemukan korban pukul 15.00 WIT dalam keadaan meninggal dunia di lokasi yang berjarak 4 mile dari tempat dia hanyut.

‘’Korban langsung dievakuasi menuju RSUD Timika untuk diserahkan ke pihak keluarga korban. Dengan ditemukanya korban maka operasi SAR diusulkan tutup,’’ jelasnya.