Pencaker Dilatih Mengemudi dan Komputer, BTM Harap Siap Pakai dan Ciptakan Lapangan Kerja

Pemkot Jayapura melalui Disnaker Kota Jayapura menggelar Pelatihan bagi Pencaker di Kota Jayapura. (Foto: Humas Pemkot Jayapura)

Oleh: Faisal Narwawan|

PAPUAinside.com, JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Tenaga Kerja menggelar pelatihan komputer dan mengemudi bagi pencari  kerja Tahun 2021. Acara ini dibuka Walikota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano di Hotel Horizon Entrop, Kamis (04/03/2021).

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan bagi pencari kerja di Kota Jayapura dan juga untuk membuka peluang kerja termasuk persiapan pencaker yang ada di Kota Jayapura agar dapat bersaing.

Peserta dalam pelatihan tersebut direkrut dari 5 distrik di Kota Jayapura. Total terdapat 60 orang dengan rincian 40 orang mengikuti pelatihan komputer dan 20 orang mengikuti pelatihan mengemudi.

Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano dalam sambutannya mengatakan, program pembangunan nasional di bidang ketenagakerjaan secara menyeluruh diarahkan kepada peningkatan penjaminan kesejahteraan, perlindungan tenaga kerja juga peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga kerja.

Untuk itu pada pelatihan tersebut, BTM mengharapakan dapat melahirkan tenaga kerja yang siap pakai di dunia kerja sekaligus dapat menciptakan lapangan kerja baru.

“Harapannya pencari kerja bisa berkompetensi dan terserap sesuai kebutuhan lapangan kerja yang layak bagi pencari kerja,” ujar BTM.

Ia membeberkan, jumlah pencari kerja yang terdaftar di Disnaker Kota Jayapura pada 2021  sebanyak 9.074 orang, dengan rincian laki-laki 5.212 orang, perempuan 3.862 orang.

Sedangkan jumlah pencari kerja Orang Asli Papua (OAP) di Kota Jayapura sebanyak 2.210 orang, terdiri dari laki-laki 1.070 orang dan perempuan 1.140 orang.

“Angka ini terus bertambah dari tahun ke tahun,” jelas BTM.

Selanjutnya, disampaikan BTM permasalahan ketenagakerjaan khususnya di bidang peningkatan SDM adalah tanggungjawab bersama baik pemerintah BUMN, BUMN, swasta hingga masyarakat.

Untuk itu pelatihan kepada pencaker dianggap sangat penting demi mewujudkan para pencaker yang terampil dan berkompeten di bidangnya.

“Saya berpesan kepada peserta agar mengikuti pelatihan dengan baik dan tetap utamakan protokol kesehatan,” tutup BTM. **