Oleh: Vina Rumbewas I
PAPUAInside.com, WAMENA—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya diminta mendukung pengembangan bakat pemuda, terutama di bidang seni dan olahraga.
Demikian disampaikan Naris Wetapo, seorang pemuda di Kampung Sogokmo, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, ketika berdialog bersama Bupati Jayawijaya Jhon R. Banua, dan Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf. Arif Budi Situmeang, S.IP, MTr (Han), Senin (05/04/2021).
Bupati dan Dandim Jayawijaya juga ikut menyaksikan langsung hasil panen ubi jalar milik Kelompok Tani setempat.
Naris Wetapo mengatakan, pihaknya minta Pemkab Jayawijaya, untuk lebih mendukung pengembangan bakat para remaja dan pemuda yang ada di distrik dan kampung-kampung.
Dengan menyediakan wadah bagi para remaja dan pemuda, untuk mengasah kemampuan tentu akan melahirkan generasi muda Jayawijaya yang berprestasi.
“Anak-anak di sini (Asotipo) banyak yang memiliki bakat, seperti bermain bola dan bermain musik. Namun keterbatasan sarana dan peralatan,” ungkap Naris.
Sehingga sebagai seorang pemuda dirinya meminta kepada pemerintah untuk bantu memfasilitasi pembangunan lapangan sepakbola pada lahan yang telah disiapkan di Distrik Asotipo.
Selain lapangan, mewakili para pemuda di sana dia bersama tema-temannya juga meminta Pemkab Jayawijaya, untuk sekiranya membantu pengembangan bakat bermusik mereka dengan menyediakan beberapa peralatan musik.
“Banyak pemuda-pemudi di sini juga yang memiliki bakat bermain musik hanya keterbatasan peralatan, sehingga kami minta bupati juga untuk fasilitasi kami alat musik,” katanya.
Menurutnya, melakukan kegiatan-kegiatan positif seperti ini tentu akan menghindarkan anak-anak muda dari berbagai hal negatif, yang dapat merusak dirinya sendiri.

Menanggapi permintaan tersebut, Bupati Banua berjanji dalam waktu dekat akan memerintahkan dinas terkait untuk menurunkan alat berat, untuk meratakan lokasi yang akan dijadikan lapangan sepak bola.
“Saya akan bantu geser alat berat untuk kita ratakan lokasi, kalau sudah ada lokasi untuk lapangan bola kita akan bantu. Namun harus dibicarakan dulu dengan baik, sehingga tidak ada masalah nantinya,” ungkap Banua.
Ia juga berjanji akan memberikan alat musik bagi para pemuda di sana, namun tidak dalam waktu dekat.
“Sedangkan untuk alat musik kita akan coba lihat, saya belum bisa janji karena saya juga masih punya utang alat musik satu set, yang mungkin dalam waktu dekat saya akan antarkan satu set alat band untuk pemuda di kampung Air Garam,” tuturnya.
Sementara itu, Dandim 1702/Jayawijaya berjanji dalam mengembangkan talenta para pemuda di sana dirinya akan menyumbangkan perlengkapan olahraga yakni bola.
“Lapangan kalau sudah jadi saya akan sumbang bola dan tiang gawang,” katanya. **














