Pemprov Papua Tengah Salurkan Bantuan Sosial, Penerima 1.027 orang

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM menyerahkan bantuan sosial permakanan kepada disabilitas, lansia dan anak terlantar di Nabire, Jumat (20/10/2023). (Foto: Dok Biro Umum Setda Papua Tengah)

PAPUAInside.id, NABIRE— Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM menyalurkan bantuan sosial berupa ratusan ton makanan ke lansia, anak terlantar dan disabilitas di Halaman Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Papua Tengah, Jumat (20/10/2023).

Ribka Haluk mengatakan pemberian bantuan permakanan bagi lansia, penyandang disabilitas, dan anak terlantar dalam panti sebagai salah satu cara pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan dan kerentanan absolut yang dihadapi oleh masyarakat yang kurang mampu, serta menjamin masyarakat kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar yang layak.

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM bersama para penerima bantuan sosial. (foto: Biro Umum Setda Papua Tengah)

‘’Penyerahan bantuan merupakan rangkaian kegiatan dari Satgas Pengentasan Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrim Provinsi Papua Tengah sebagai wujud kerja nyata pemerintah dalam menjalankan program nasional sebagai upaya penghormatan, perlindungan, dan jaminan sosial dalam bentuk pemenuhan kebutuhan dasar pangan dan nutrisi kepada masyarakat rentan terhadap resiko sosial,’’ ujar Penjabat Gubernur Ribka Haluk.

Penerima bahan makanan yang diserahkan yaitu lansia sebanyak 420 orang, penyandang disabilitas sebanyak 150 orang, dan anak terlantar dalam panti sebanyak 457 orang, dengan rincian beras 43.000 kg, garam 5.000 bungkus, gula pasir 8.000 kg, kacang hijau 8.000 kg, micin 1.800 bungkus, minyak goreng 8.000 liter, susu kental manis kaleng 170 dos, teh celup sebanyak 25 dos dan telur 79.650 butir.

Ribka Haluk berharap melalui bantuan permakanan ini dapat memberdayakan masyarakat khususnya para lansia, penyandang disabilitas dan anak-anak terlantar dalam memenuhi standar hidup layak. “Saya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Dosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Tengah yang telah melaksanakan kegiatan yang mulia ini. Ibu berpesan agar setiap bantuan sosial yang diberikan harus sesuai target pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) yang terdapat dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), sehingga setiap bantuan yang kita berikan kepada masyarakat dapat tepat sasaran,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Nenu Tabuni mengungkapkan, total penerima bahan makanan yang dibagikan hari ini untuk 1.027 orang.

Penerima bantuan bahan makanan di Kabupaten Nabire semuanya disalurkan hari ini, Jumat (20/10/2023)  dan di Kabupaten Dogiyai dijadwalkan Sabtu (21/10/2023).

”Yang Lansia akan terima di kantor, penyandang disabilitas dan 11 Panti asuhan di Nabire akan kami antar ke tempat atau asrama. Untuk satu Panti Asuhan YPPK di Kabupaten Dogiyai akan terima besok karena medan cukup jauh,” jelasnya

Terkait enam kabupaten lainnya, Tabuni menjelaskan, hingga kini belum ada data rill sehingga penyaluran di enam kabupaten lainnya akan diupayakan pada periode tahun 2024.

Sementara Mambri Ronsumbre, salah satu penerima bantuan dari Lansia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi papua Tengah dan Dinas Sosial yang menyalurkan Bama untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

” Puji Tuhan. Hari ini kami dapat bantuan dari pemerintah. Semoga Tuhan berkati. Saya harap, bantuan ini tidak berhenti sampai di sini,” tutupnya. ** (*/ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *