Image  

Pemprov Papua Siap Ikut Pasific Exposition II Secara Virtual di Selandia Baru

Sekda Papua Dance Yulian Flassy. (Foto: Makawaru da Cunha/PapuaInside.com)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAInside. com, JAYAPURA—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyatakan kesiapannya, untuk  mengikuti  Pasific Exposition (PE) II di Christchurch, Selandia Baru secara virtual yang dibuka pada tanggal 28 Oktober 2021 mendatang.

Demikian disampaikan Sekda Papua Dance Yulian Flassy di Jayapura, Rabu (23/6/2021).

Sekda mengatakan, PE II tahun 2021 ini bakal dihadiri negara-negara besar di seluruh dunia.

Dikatakan pihaknya diundang Ketua Panitia Penyelenggara PE 2021 Tantowi Yahya, sekaligus Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Selandia Baru, Samoa, Kerajaan Tonga, Kepulauan Cook dan Nieu. PE II dikoordinir langsung Kemenko Kemaritiman dan Investasi.

Dikatakan PE II digelar secara virtual, karena dunia masih dalam pandemi Covid-19. PE II diikuti sejumlah provinsi rumpun Melanesia yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sekda menuturkan, pihaknya akan menampilkan dan mempromosikan seara virtual produk-produk atau kerajinan khas Papua, seperti batik, noken, ukiran-ukiran dan lain-lain.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri (BPPKLN) Papua Suzanna Wanggai menjelaskan Papua sangat siap untuk  berpartisipasi dalam PE II.

“PE II tahun 2021 ini penting sekali. Apalagi kita berada didalam kawasan Pasifik,” terangnya.

Karena itu, tuturnya, pihaknya segera membahas persiapan PE II tahun 2021 bersama instansi terkait, yakni Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Papua, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Papua dan Dinas Komunikasi dan Informatika Papua.

“Kita akan bahas materi-materi apa yang bisa ditampilkan dalam PE II tahun 2021 ini,” jelasnya.

Diketahui PE I tahun 2019 digelar di di Sky City Convention Center, Auckland, Selandia Baru, Jumat (12/7/2019) lalu, dibuka para menteri hingga perdana menteri serta perwakilan delegasi 20 negara Pasifik. **