Pemkab Jayawijaya Bersihkan Menara Salib, Ikon Kota Wamena

Tugu Salib, ikon Kota Wamena. (Foto: Diskominfo Jayawijaya)

Oleh: RF  I

PAPUAINSIDE.ID, WAMENA–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya menggelar aksi bersih-bersih Menara Salib sebagai ikon Kota Wamena guna menjaga kebersihan, keindahan, dan nilai simbolis kawasan tersebut.

Aksi bersih-bersih dipimpin langsung Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H, didamping Ketua TP PKK yang juga Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ, serta para pimpinan OPD, dan para  ASN di lingkungan pemda Jayawijaya, Jumat (13/2/2026).

Di kesempatan itu, bupati Jayawijaya mengajak seluruh masyarakat  untuk peduli kebersihan lingkungan dan ciptakan lingkungan yang asri, aman dan tentram.

“Mari masyarakat Jayawijaya, kita peduli kebersihan lingkungan, dengan kerja sama, Wamena bisa jadi lebih indah dan sehat sesuai dengan Motto Jayawijaya yakni KOTA DANI” Damai Aman Nyaman Indah,” katanya.

Aksi bersih-bersih di Tugu Salib Wamena. (Foto: Diskominfo Jayawijaya)

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ katakan bahwa kegiatan Indonesia Asri yang dilakukan di Tugu Salib ini merupakan program dari Presiden Prabowo yang dilakukan guna mewujudkan Kabupaten Jayawijaya sebagai Kota DANI.

“Program ini sudah kita lakukan sejak satu tahun lalu dan kita melanjutkan pembersihan kota dan saat ini kita membersihkan Tugu Salib,”ucapnya.

Bupati Atenius Murip bersama Plt Sekda dan pimpinan OPD Kabupaten Jayawijaya usai membersihkan area Tugu Salib di Wamena. (Foto: Diskominfo Jayawijaya)

Pembersihan Tugu salib tidak hanya melibatkan ASN Pemkab Jayawijaya, tetapi melibatkan masyarakat dan anak-anak seputaran pasar yang ikut membantu membersihkan area Tugu Salib.

Plt Kadis DLH ini juga memberikan apresiasi kepada mama-mama sapu bersih yang setia mendampingi DLH membersihkan Kota Wamena dan juga turut serta mama noken cenderawasih yang ikut terlibat dalam Program Indonesia Asri ini.

Aksi kerjabakti atau bersih-bersih ini ditutup dengan ibadah singkat dan makan bersama para ASN, mama-mama sapu bersih, mama noken cendrawasih, dan anak-anak seputaran pasar. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *