Pemilu 2024, Yanto Eluay Tekan Hal Ini ke Caleg

Ondofolo Kampung Sereh sekaligus Tokoh Adat di Kabupaten Jayapura, Yanto Eluay, saat menyampaikan keterangan pers. (Foto: Istimewa)

Oleh: Faisal Narwawan  I

PAPUAinside.id, JAYAPURA—Ondofolo Kampung Sereh, sekaligus Tokoh Adat di Kabupaten Jayapura Yanto Eluay mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga agar, Pemilu Serentak 2024 berjalan dengan damai.

Yanto juga minta kepada kelompok-kelompok yang masih berseberangan, yakni organisasi-organisasi yang selama ini melakukan kegiatan-kegiatan yang berlawanan dengan pemerintah,  yang mana memberikan imbauan untuk memboikot dan mengacaukan Pemilu, agar ikut bersama masyarakat yang lain mensukseskan pesta demokrasi di Tanah Papua.

“Kita lihat di mana-mana, banyak juga saudara-saudara kita yang terlibat di partai politik maju sebagai caleg, antusias yang luar biasa. Mari kita sama-sama mendukung, agar pemilu dapat berjalan dengan baik, aman dan damai, sehingga wakil-wakil rakyat yang terpilih dapat bekerja untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat yang ada di seluruh Kabupaten/kota maupun di provinsi-provinsi yang baru,”ujar Yanto di Heleybhey Obhe, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Jumat (9/2/2024).

Yanto juga berharap untuk masyarakat Papua, khususnya masyarakat adat tidak terprovokasi dengan adanya isu-isu untuk memboikot Pemilu.

“Mari kita sama-sama mendukung dan mensukseskan pileg dan pilpres dapat terlaksana dengan sukses, khususnya di beberapa daerah yang masih rawan potensi-potensi konflik atau gesekan antar masyarakat. Saya harap semua berkomitmen yang sama untuk Pemilu ini dapat berjalan dengan baik dan damai,” kata Yanto.

Tak hanya itu, Yanto juga mengingatkan untuk semua yang terlibat termasuk caleg-caleg yang maju baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun DPR RI untuk berkompetisi secara baik, sehingga tidak membuat situasi atau kondisi di Papua ini tidak kondusif.

“Saya harap semuanya, marilah kita bersaing secara wajar, supaya tidak menimbulkan hal-hal yang dapat mengganggu kamtibmas dan menimbulkan situasi di Papua yang tidak kondusif,” pintanya. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *