Pemerintah Papua akan Bangun Universitas di Lima Wilayah Adat

Gubernur Papua, Lukas Enembe memberikan keterangan pers di Gedung Negara. (foto: Dian Mustikawati)

Oleh: Ignas Doy |

Papuainside.com, Jayapura—Eksodusnya seribuan mahasiswa Papua dari sejumlah Universitas di seluruh tanah air, membuat pemerintah Provinsi Papua berencana membangun universitas di wilayah wilayah adar yang ada dan dimulai tahun 2021 mendatang.

Demikian diutarakan Gubernur Papua Lukas Enembe, usai Rapat Koordinasi dan Konsolidasi antara Forkopimda Provinsi Papua dengan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan dan Mahasiswa  Dalam Menyikapi Rencana Eksodus Mahasiswa Papua di Gedung Negara, Kota Jayapura, Jumat (13/9).

Dalam pertemuan tersebut, tokoh agama Papua Pdt. John Baransano mengusulkan, agar Pemprov Papua mulai memikirkan  untuk membangun Universitas di Papua, terutama memanfaatkan dana Otsus.

“Kalau langkah -langkah selanjutnya itu sebenarnya tak susah kita bangun universitas ini gampang kedepan 2021 saya fokus bangun Universitas di seluruh Papua, untuk tampung adik-adik mahasiswa,” ungkapnya.

Gubernur Enembe menjelaskan, pihaknya  telah menandatangani  Nota Kesepakatan atau Memorandum of Understanding/MoU dengan sejumlah Universitas terkemuka di Amerika Serikat (AS), antara lain  University of Rhode Island (URI) dan Corban University, Oregon, AS.

“Universitas di Amerika Serikat akan jadi model pengembangan Universitas di Papua,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPR Papua Yunus Wonda mengatakan, pihaknya mendukung penuh jika Pemprov Papua ingin membangun  Universitas di Papua.

“Masalah mau bangun itu besok atau lusa mau dianggarkan itu gampang saja. Pemerintah punya anggaran kita bisa anggarkan tahun depan atau 2021 kita bangun. Itu bisa saja, tapi kita bicara jangka panjang. Bangun kan tak hari ini kita langsung sulap,” terangnya.

Namun demikian, tuturnya, pihaknya untuk sementara fokus pada masalah yang ada di depannya, yakni masalah  rencana eksodus mahasiswa Papua. **