Oleh : RF
PAPUAINSIDE.ID, WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam waktu dekat akan menyalurkan bantuan kepada warga korban banjir yang tersebar di beberapa distrik di Jayawijaya.
Penyaluran bantuan ini sebagai langkah awal penanganan bagi warga terdampak banjir, yang mana berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jayawijaya sebanyak 4.719 jiwa dari 21 distrik yang terdata.
“Ini data yang dipaparkan BPBD adalah data yang diambil oleh petugas yang turun ke wilayah yang terdampak banjir. Walau pun mungkin di dalam rapat berkembang bahwa masih ada tambahan yang nanti akan kita tunggu secara real apakah memang benar atau tidak. Ini akan kita minta by name by addres. Apakah benar-benar terdampak banjir atau tidak, dan penting sekali dari sisi data yang harus valid dan harus bisa dipertangungjawabkan,” tutur Penjabat Bupati Jayawijaya Sumule Tumbo, usai memimpin rapat koordinasi terkait penanggulangan bencana banjir di Jayawijaya baru-baru ini.
Lanjutnya, pemda Jayawijaya juga bekerja sama dengan Bulog untuk penyaluran bantuan ini.
“Beras sudah dibagi dari provinsi dan ini beras kita yang di bulog untuk jatah kabupaten akan kita upayakan sesuaikan dengan masyarakat yang terdampak. Semoga dalam waktu dekat kita dapat penuhi administrasi saya harap dapat secepatnya rangkumkan dokumen ini,” katanya.
Dalam koordinasi penyaluran bantuan ini pemda Jayawijaya juga melibatkan FKUB dan PGGJ untuk memberikan masukan terkait upaya normalisasi sungai karena hal masih erat kaitannya dengan kepercayaan masyarakat setempat.
“Yang mendesak adalah memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir kemarin, semoga ini cepat agar terealisasi. Ada sekitar 21 distrik yang terdampak banjir dan ini sudah diidentifikasi perkampung,” jelasnya.
Pj bupati mengatakan, diupayakan secepatnya bantuan-bantuan bahan pangan ini di distribusikan.
“Bantuan ini menggunakan beras cadangan pemerintah yang akan kita kolaborasikan dengan belanja tak terduka kita dari APBD untuk sembakonya,” tutupnya. **














