Pemda Jayawijaya Data Warga Nduga yang Masih Mengungsi di Jayawijaya

Bupati Jayawijaya Jhon R Banua. (foto: Vina Rumbewas)

Oleh: Vina Rumbewas |

PAPUAInside.com,WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali melakukan pendataan warga Nduga yang masih mengungsi di Jayawijaya.

Pendataan ini dilakukan agar nantinya dapat dilakukan koordinasi dengan pemerintah Nduga terkait layanan-layanan kepada para pengungsi tersebut.

Hal ini disampaikan Bupati Jayawijaya Jhon R.Banua saat ditemui di Gedung Otonom Jayawijaya, Kamis (11/11/2021).

“Selama ini ada tim yang membuat laporan bahwa jumlah pengungsi sekian tapi tidak jelas, sehingga saya ingin agar kali ini ada data real yang sebenarnya,” ungkap Banua.

Pendataan pengungsi ini Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya menggandeng beberapa kepala distrik yang wilayahkan ditempati para warga Nduga yang mengungsi akibat konflik pada 2018 lalu.

“Kami ingin dapatkan data real, sehingga kami minta para kepala distrik untuk dapat mendata ke titik-titik yang ada pengungsian,” katanya.

Para pengungsi Nduga ini diketahui tersebar di enam distrik di Jayawijaya, yakni Distrik Napua, Muliama, Hubikosi, Walaik, Walesi dan Distrik Asolokobal.

Bupati juga meminta agar dalam melakukan pendataan harus bisa dibedakan antara pengungsi Nduga dan warga Nduga yang menetap di Jayawijaya.

“Harus bisa bedakan pengungsi dan masyarakat Nduga yang tinggal menetap (punya rumah) di Jayawijaya, ini harus ada perbedaan,” jelasnya.

Sehingga lanjutnya, pendataan ini sangat penting untuk dilakukan agar dapat diketahui jumlah pasti pengungsi Nduga yang ada di Jayawijaya.

“Melalui pendataan kita bisa tahu dan bisa berkoordinasi dengan pemerintah Nduga untuk mengambil langkah-langkah penanganan, apabila nanti ada pelayanan kesehatan atau pendidikan bisa saling membantu,” pungkasnya. **