Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA—Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Papua bertemu Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, membahas kepengurusan organisasi yang telah berakhir serta dukungan pembinaan atlet menuju kejuaraan tingkat Asia.
Sekretaris Umum PBFI Papua, Billy Watori, mengatakan pihaknya melaporkan masa jabatan kepengurusan yang telah berakhir sekaligus meminta arahan gubernur terkait langkah selanjutnya.
“Kami melaporkan kepengurusan yang sudah berakhir dan memohon arahan dari Pak Gubernur,” ujar Billy di Jayapura, Rabu (1/4/2026).
Ia menjelaskan, proses pemilihan ketua baru masih menunggu koordinasi lebih lanjut. Gubernur, kata dia, akan berkomunikasi dengan ketua sebelumnya, Alfred Papare.
“Pak Gubernur menyampaikan akan berkoordinasi dengan ketua sebelumnya untuk menentukan langkah berikutnya,” katanya.
Selain persoalan organisasi, PBFI Papua juga menyoroti pentingnya dukungan pembinaan atlet, terutama menjelang kejuaraan tingkat Asia.
Billy menyebut Papua memiliki rekam jejak prestasi di cabang binaraga, termasuk meraih tiga medali emas saat PON Papua.
“Prestasi atlet Papua tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga hingga Asia bahkan dunia pada kelas tertentu,” ujarnya.
Namun, ia mengakui pembinaan atlet binaraga membutuhkan dukungan pembiayaan yang besar, terutama untuk menjaga kualitas fisik dan daya saing atlet.
“Pembentukan kualitas otot membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sehingga perlu dukungan yang kuat,” katanya.
Menanggapi hal itu, Gubernur Papua disebut akan mencarikan solusi, termasuk membuka peluang dukungan dari pihak sponsor guna menunjang pembinaan atlet.
“Pak Gubernur akan mencarikan solusi agar pembinaan atlet bisa berjalan maksimal,” ujar Billy.
Saat ini, PBFI Papua tetap menjalankan program latihan sambil menyiapkan dua atlet yang akan tampil pada Kejuaraan Asia pada Agustus 2026.
“Kami menyiapkan dua atlet di kelas 70 kilogram dan 80 kilogram. Ini menjadi langkah penting menuju ajang berikutnya pada 2027,” katanya. **














