Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAinside.com, JAYAPURA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura mencatat, pasca gempa magnitudo 5,4 di Jayapura sebanyak 2.074 jiwa mengungsi di tenda-tenda pengungsian.
Warga mengungsi pada malam hari di 22 titik tenda pengungsian.
Namun, siang ini beberapa pengungsi telah memilih kembali ke rumah masing-masing.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Robby Awi mengatakan, Forkompimda Kota Jayapura telah melaksanakan rapat dan menetapkan tanggap darurat untuk Kota Jayapura selama 21 hari.
“Tenda ada di beberapa titik di kota Jayapura, dinas sosial dan tim dari kementerian sosial tengah melakukan kunjungan di beberapa titik pengungsian,” kata Roby Awi kepada wartawan di Posko Indok Kantor Walikota Jayapura, Jumat (10/2/2023).

Pihaknya masih melakukan pendataan ulang terkait jumlah dan titik pengungsi.
“Setelah kami monitor ada beberapa titik pengungsian yang warganya sudah pulang,” ujarnya lagi.
Untuk kerusakan bangunan dan rumah warga hingga kini pihak Dinas PUPR Kota Jayapura masih melakukan pendataan.
Untuk sementara, pihaknya mengakui ada beberapa fasilitas umum, termasuk Kantor Walikota Jayapura mengalami kerusakan.
“Kan sudah lebih seribuan gempa yang terasa, jadi kami mengimbau agar warga waspada. Kami tetap lakukan pendataan,” tutupnya. **














