Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA—Papua Shine School Koya Koso resmi berdiri pada 21 Juli 2025 sebagai sekolah pertama di Tanah Papua, yang menyelenggarakan pendidikan gratis atau tanpa biaya.
Sekolah yang berlokasi di Koya Koso, Distrik Abepura, Kota Jayapura ini didirikan Pdt. Jimmy A.H Koirewoa, S.Th, dan Martha Diana Pasaribu, S.Pd, dengan visi menghadirkan pendidikan berkualitas bagi anak-anak Papua, yang kurang mampu.

Siswa-siswi Papua Shine School Koya Koso saat kegiatan menggambar pohon. (Foto: Dok/Papua Shine School Koya Koso)
“Kami menyediakan semua kebutuhan, agar anak-anak bisa belajar dengan kasih, berkarakter Kristus, dan memiliki semangat belajar tinggi,” jelas Kepala Sekolah Papua Shine School Koya Koso, Ms. Yuni Shara Tumanggor, S.Pd di Jayapura, Rabu (10/9/2025).
Papua Shine School Koya Koso kini menampung 16 siswa-siswi, sebagian besar berasal dari Panti Asuhan Terang Koya Koso serta jemaat lokal di Koya Koso.
Proses belajar mengajar ditangani langsung tiga guru masing-masing Ms. Yuni Shara Tumanggor, S.Pd (Guru Matematika sekaligus Kepala Sekolah), Ms. Mei Raniwa Nainggolan, S.Pd (Guru Bahasa Indonesia dan PKN), dan Ms. Linda Evelyn (Guru Agama, Seni Budaya dan Olahraga).

Siswa-siswi Papua Shine School Koya Koso menikmati sarapan bersama. (Foto: Dok/Papua Shine School Koya Koso)
Papua Shine School Koya Koso ini menggunakan kurikulum nasional berbasis Merdeka Belajar yang diperkaya pendekatan internasional, termasuk pengenalan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua.
Mulai tahun ajaran depan, Papua Shine School Koya Koso juga akan menggunakan buku pelajaran dari Singapura, untuk memperkuat kualitas pembelajaran.
Martha Diana Pasaribu, menuturkan bahwa pendirian sekolah ini berangkat dari kerinduan, agar Papua dapat memberkati bangsa-bangsa melalui generasi mudanya.
“Banyak anak Papua tak memiliki akses pendidikan berkualitas, karena keterbatasan ekonomi. Kami ingin mempersiapkan mereka menjadi pemimpin berpengetahuan, beriman, dan berkarakter Kristus,” katanya.

Siswa-siswi Papua Shine School Koya Koso mengikuti lomba gigit sendok memeriahkan HUT RI ke-80 Tahun 2025. (Foto: Dok/Papua Shine School Koya Koso)
Jimmy A.H Koirewoa menambahkan bahwa sekolah ini hadir untuk menanamkan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan karakter Kristus.
“Kami memilih mendirikan sekolah di Koya Koso, daerah pinggiran, agar menjangkau anak-anak kampung. Dari pendidikan dasar inilah karakter Kristus ditanamkan untuk membentuk pemimpin masa depan Papua,” ujarnya.
Kehadiran Papua Shine School Koya Koso disambut positif oleh para orang tua siswa. Anak-anak yang sebelumnya kesulitan mengakses pendidikan kini menunjukkan semangat belajar tinggi dan jarang absen.

Pendiri Papua Shine School Koya Koso, Pdt. Jimmy A.H Koirewoa dan Martha Diana Pasaribu, S.Pd, berpose bersama para guru. (Foto: Dok/Papua Shine School Koya Koso)
Ke depan, Papua Shine School Koya Koso menargetkan menjadi sekolah satu atap, mulai dari TK hingga SMA, untuk menjawab kebutuhan pendidikan anak-anak Papua secara menyeluruh, sekaligus menjadi sekolah percontohan Kristen di Tanah Papua. **














