Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, Kunjungan Kerja ke Wamena

Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono memasangkan topi sinterklas kepada seorang anak di Wamena saat menghadiri acara bakar batu menyambut bulan kasih. (foto: Satter Kodim 1702/Jayawijaya)

Oleh: Vina Rumbewas |

PAPUAInside.com, WAMENA -Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono melakukan kunjungan kerja perdana ke Wamena, Jayawijaya, Selasa (01/12/2020).

Kunjungan ini dalam rangka menghadiri kegiatan bakar batu untuk menyambut  bulan kasih dan sukacita natal di wilayah Pegunungan Tengah Papua yang mengusung tema ‘Bersama Kita Kuat Dalam Iman Pengharapan dan Kasih’’, dihadiri kurang lebih 500 orang.

Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono didampingi Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan beserta rombongan tiba di Wamena menggunakan pesawat angkut Hercules dan langsung dijemput para  petinggi TNI dan Polri serta unsur Pemerintah Daerah.

Setelah beristirahat sejenak, Mayjen TNI Ignatius Yogo beserta rombongan langsung menuju lokasi kegiatan bertempat di Kantor LMA Jayawijaya Jln Maplima Distrik Wouma.

Kegiatan diawali dengan doa yang dibawakan oleh Pastor Kornelis Kopon.

Mayjen TNI Ignatius Yogo Trijoyo bersama Ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Befa Yigibalom Bupati Lanny Jaya menghadiri acara bakar batu menyambut bulan kasih di Wamena. (foto: Satter Kodim 1702/Jayawijaya)

Bupati Befa Yigibalom, Ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua yang menyampaikan sambutan dalam acara tersebut mengatakan bahwa  Tuhan sudah mengatur kegiatan ini, semoga dengan kehadiran  Mayjen TNI Ignatius dapat membawah berkat untuk semua, karena pada bulan ini kita akan merayakan Natal.

“Tugas para bupati adalah mengawal semua kesejahteraan masyarakat. Selamat memasuki Natal, di bulan ini mari kita menata hati untuk masa depan. Apabila pemerintah berbicara rakyat mendukung semua bisa berjalan baik untuk memajukan negeri ini,” pungkas Befa.

Pada kesempatan itu, Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono menyampaikan  terima kasih kepada Forkopimda dan seluruh masyarakat Jayawijaya yang telah menyambut kedatangannya bersama rombongan  dengan baik dan suka cita.

“Saya baru saja ditunjuk sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih menggantikan Mayjen TNI Herman Asaribab. Wamena merupakan kota pertama saya melakukan kunjungan kerja. Itu berarti, Wamena menjadi pusat perhatian kami lantaran wilayah ini sebagai salah satu pusat kebudayaan asli Papua,” ungkapnya.

Diakui kalau banyak orang sering mengatakan bahwa Wamena merupakan jantungnya tanah Papua dan apabila datang ke Papua namun belum menginjakkan kaki di Wamena maka itu berarti belum datang ke tanah Papua.

“Dan untuk prajurit yang bertugas di wilayah ini saya berpesan wajib membangun jalinan persaudaraan dengan masyarakat asli Papua dan menghargai budaya asli Papua sebagai bagian integral dari kebudayaan nasional Indonesia. Jadikan masyarakat Papua sebagai orangtua sendiri dimanapun kita bertugas,” pesan Mayjen Ignatius

Ia juga menambahkan, bertepatan di bulan kasih ini mari saling bergandengan tangan, jangan hianati dan nodai dengan perbuatan perbuatan negatif.  TNI/Polri, Pemda dan masyarakat harus saling bersinergi agar wilayah ini aman dan kondusif, sehingga proses pembangunan berjalan dengan baik terutama dibidang ekonomi.

“Papua adalah tanah berkah, yang diberikan agar kita bisa saling berbagi kasih dengan seluruh masyarakat khususnya yang ada di wilayah Jayawijaya ini,” katanya.

Selain itu, dengan masih mewabahnya Covid-19, Mayjen Ignatius juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.

“Kurangi kegiatan yang sekiranya dapat merugikan diri maupun orang lain. Mari kita isi bulan kasih ini dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat,” ucapnya.

Diakhir sambutannya Pangdam berpesan untuk menghargai tradisi dan budaya masyarakat asli Papua. Bangunlah kerja sama dengan semua komponen masyarakat tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras dan golongan.

“Kita semua bersaudara sebagai anak-anak sebangsa dan setanah air Indonesia,” tutup Mayjen Ignatius

Usai menyampaikan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bingkisan secara simbolis dan topi santa claus oleh kepada perwakilan masyarakat, kemudian rombongan menuju lokasi bakar batu yang telah disiapkan oleh panitia kegiatan.

Sebelum kembali ke Jayapura rombongan menyempatkan mengunjungi situs Budaya Mumi Distrik Kurulu, Goa Lokale Distrik Usilimo dan Pasir Putih Distrik Pisugi. ** (Sumber Satter Kodim 1702/Jayawijaya)