Obati Warga Sakit Malaria di Sota, Ini Kepedulian TNI

Satgas Yonif 611/Awang Long, saat memberikan pengobatan kepada Otniel di Distrik Sota, Jalur 3 A, Kabupaten Merauke, Papua. (Foto: Dok/ Pendam XVII/Cenderawasih)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, MERAUKE—Satgas Yonif 611/Awang Long, yang berada dibawah Kolakops Korem 174/ATW bergerak cepat memberikan pertolongan dan pengobatan kepada Otniel (42), seorang warga Distrik Sota, Jalur 3 A, Kabupaten Merauke, Papua.

Sebagai bentuk tindakan rasa kepedulian terhadap warga serta meminimalisir endemik malaria yang berada di wilayah Perbatasan RI-Papua New Guinea (PNG).

Awalnya, Satgas Yonif 611/Awang Long mendapat laporan ada warga, yang mengalami malaria kambu.

Dipimpin Danton Kes Letda Ckm I Putu Krisna, AMd, Per, beserta 4 orang personel lainnya bergerak cepat menuju rumah Otniel, Rabu (24/04/2021).

Melihat kondisi Otniel yang menggigil dan lemas, tim kesehatan Satgas Yonif 611/Awang Long, selanjutnya melakukan tindakan medis dengan memberikan cairan infus RL Ecosol dan obat anti malaria.

Sementara itu, Mayor Inf Albert Frantesca dalam keterangan tertulisnya mengatakan, kehadiran Satgas Yonif 611/Awang Long, selain menjaga patok batas negara, juga selalu siap dan sigap memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.

“Layanan kesehatan ini sebagai wujud kepedulian TNI terhadap warga perbatasan RI-PNG,” ucap Dansatgas.

Ditambahkan Puskesmas di Distrik Sota sedang tak beroperasi, karena pandemi Covid-19, maka Pos Kout Sota Satgas Yonif 611/Awang Long  sementara sebagai sarana pelayanan kesehatan bagi masyarakat sekitarnya.

“Hampir setiap hari ada warga, yang berobat ke Pos Kout Sota, jika mengalami luka atau pun sakit,” tuturnya.

Ia mengharapkan dengan adanya pelayanan kesehatan dari Satgas Yonif 611/Awang Long ini mampu mengatasi masalah kesehatan warga di daerah perbatasan RI-PNG serta sebagai salah satu bentuk untuk mengatasi kesulitan warga di sekelilingnya, sesuai dengan 8 wajib TNI. **