Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.com, SENTANI—Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Papua mengusung agenda utama pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Papua telah tuntas.
Musda V Partai Demokrat Papua dibuka secara resmi oleh Ketum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui zoom meeting di Suni Garden Lake Hotel & Resort, Sentani, Jayapura, Papua, Sabtu (19/3/2022).
Alhasil, sebanyak 31 pemilik suara, terdiri dari 1 orang unsur DPP Partai Demokrat, 1 orang unsur DPD Partai Demokrat Papua, dan 29 Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se-Papua.
Musda berhasil mensahkan dua orang calon Ketua DPD Partai Demokrat Papua masa bakti 2022-2226, masing-masing Lukas Enembe (LE) didukung 10 DPC, dan Ricky Ham Pagawak (RHP) didukung 18 DPC.
Fit and Proper Test
Dua orang calon Ketua DPD Partai Demokrat Papua nantinya diusulkan kepada Tim 3 DPP Partai Demokrat, selanjutnya keduanya akan melakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatuhan.
Tim 3 DPP Partai Demokrat dipimpin langsung Ketum DPP Partai Demokrat, dengan anggota Sekjen DPP Partai Demokrat dan Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat.
Tim 3 akan menetapkan seorang calon definitif Ketua DPD Partai Demokrat Papua masa bakti 2022-2026.
RHP ketika dikonfirmasi menyampaikan sesuai Peraturan Organisasi (PO), jika tiga orang atau lebih calon ketua baru bisa dilakukan pemungutan suara atau voting.
Tapi jika calon ketua dibawah dua, maka akan langsung diusulkan ke DPP Partai Demokrat.
“Nanti disana ada tim yang akan panggil kita, untuk fit and proper test. Dan apa yang selama ini kami kerja dan buat itu akan menjadi ukuran bagi keputusan DPP,” tutur RHP.
Bupati Mamberamo Tengah dua periode ini juga menyampaikan terima kasih kepada Dewan Pembina DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai pendiri Partai Demokrat dan Gubernur Papua Lukas Enembe, yang telah lima belas tahun memimpin partai ini serta membesarkan dirinya sebagai kader terbaik.
“Harapan saya Pak Ketum Mas AHY dan juga Ketua Majelis Tinggi Pak SBY dan jajaran akan putuskan sesuai dengan apa yang mereka lihat bukan cuma dengar, karena selama ini saya juga secara pribadi sudah beberapa kali ketemu dan dukungan dari Pak SBY sudah ada yang menyatakan harus kau jadi ketua DPD,” kata RHP.
Kader Militan
RHP optimis DPP Partai Demokrat akan menetapkan dirinya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Papua masa bakti 2022-2026. Pasalnya, RHP bukan hanya kader terbaik, tapi juga kader militan.
“Kalau saya bukan kader biasa ya saya tak optimis ya, tapi saya sangat optimis, karena saya kader terbaik untuk di Papua,” terangnya.
“Kader terbaik dan kader militan pangkat itu saya dapat dari Pak SBY dan Mas AHY. Kader terbaik itu banyak, tapi kader militan cuma saya sendiri di Papua,” terangnya lagi.
RHP mengaku ia memiliki keduanya, baik kader terbaik maupun kader militan. Hal ini terbukti dimana-mana ia selalu membawa Demokrat.
“Kalau kader biasa banyak ya hampir semua anak- anak Papua ini punya potensi sebagai kader terbaik, tapi kalau kader militan pasti kalau di Papua saya sendiri,” pungkas RHP. **














