Murni Kegiatan Golkar, Agenda Kunjungan Komisi II DPR RI ke Wamena

Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi SH.,M.Hum. (Foto: Vina Rumbewas)

Oleh: Vina Rumbewas |

PAPUAInside.com, WAMENA – Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi memastikan bahwa kunjungan Ketua Komisi II DPR RI pada hari minggu besok di Wamena adalah semata-mata untuk menghadiri kegiatan partai, sehingga tidak ada kaitannya dengan pembahasan Daerah Otonomi Baru (DOB) seperti yang diisukan.

“Kegiatan yang akan dilaksanakan besok hari yaitu kegiatan konsolidasi partai golkar. Jadi sebagai pemda tuan rumah kita wajib melayani tamu pusat yaitu Ketua Komisi II DPR RI yang juga sebagai ketua pelaksana harian ketua Golkar DPD I Provinsi Papua, ini yang kita rapatkan,” ungkap Yogobi usai memimpin rapat Forkopimda yang berlangsung di gedung Otonom, Sabtu (05/03/2022).

Menurutnya, dari surat ijin dari penyelenggara yang masuk ke pemda yakni kegiatan konsolidasi partai golkar di Jayawijaya.

“Kalau persoalan dengan DOB saya pikir sudah ada tim yang mengurus itu. Kami pemda juga tidak melihat itu. Jadi acara besok itu konsolidasi partai politik, ketua harian DPD I Provinsi Papua dengan DPD –DPD yang ada di wilayah pegunungan tengah, jadi ini internal partai,” jelasnya.

Ditempat terpisak, Kapolres Jayawijaya AKBP Muhammad Safei juga menjelaskan hal yang sama dimana kegiatan tersebut merupakan kegiatan internal partai golkar.

“Ini kegiatan konsolidasi partai golkar yang kebetulan tempatnya diambil di Jayawijaya,” katanya.

Tambahnya, terkait kegiatan tersebut panitia juga telah berkoordinasi dengan kepolisian polres Jayawijaya terkait perijinan, kesiapan lokasi dan agenda yang akan disampaikan. Sehingga pihaknya tentu akan melakukan pengamanan untuk kegiatan dimaksud.

Ia juga meminta masyarakat Jayawijaya untuk tidak terpancing dengan isu yang beredar di media social.

“Terkait adanya isu bahwa asa kelompok-kelompok masyarakat yang pro kontra dengan kegiatan tersebut saya harap masyarat tenang. Apa yang dibahas seperti isu yang beredar di whatsapp group bahwa akan dibahas DOB, pengambilan keputusan bukan di Jayawijaya tapi semua di DPR RI,” jelasnya.

Terlepas dari agenda kegiatan tersebut lanjut Kapolres, pihaknya berkewajiban memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik.

“Saya harapkan seluruh masyarakat jangan termakan isu. Agenda kegiatan yang sifatnya perlu kehadiran polri maka kami akan lakukan pengamanan,” pungkasnya. **