Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.com, JAYAPURA—Apa yang akan terjadi saat laga big match malam ini di pekan ke-15 BRI Liga 1 musim 2021/2022 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang? Mungkinkah Persipura Jayapura memupus impian Bhayangkara FC. Dengan demikian keluar dari zona degradasi?
Tim Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura kini berada di peringkat ke-17 perolehan 9 poin dari 14 laga, sementara Bhayangkara FC berada di puncak dengan perolehan 30 poin.
Jika melihat posisi di klasemen sementara, Persipura dan Bhayangkara FC ibarat langit dan bumi.
Namun, Persipura mulai menemukan performanya sejak kehadiran coach Alfredo Vera.
Bersama Alfredo Vera, Persipura langsung membawa perubahan, setelah mengkandaskan Tira Persikabo 2-1. Dan draw 1-1 kontra PSM Makassar.
Bhayangkara FC malam ini tak diperkuat Lee Yujun. Play maker asal Negeri Gingseng Korsel ini hanya menyaksikan rekan-rekanya berlaga, lantaran diganjar kartu merah di laga terakhirnya.
Tapi jangan khawatir, Arthur Bonai digadang-gadang mengisi pos yang ditinggalkan Yujun.
Selain piawia dalam memotong serangan lawan dari lini tengah, pemain asal Papua ini juga cukup produktif. Arthur sudah mencetak dua gol untuk Bhayangkara FC di BRI Liga 1 musim 2021/2022.
Gol itu ia cetak saat Bhayangkara FC menghadapi Persik Kediri dan Borneo FC. Jika pemain Persipura lengah bukan tak mungkin koleksi gol Arthur bakal bertambah.
“Saya tak punya strategi spesial, untuk meraih kemenangan. Tapi saya hanya beri motivasi kepada anak-anak bekerja lebih keras lagi, untuk memutus trend negatif dan keluar dari zona degradasi,” ungkap Alfredo Vera, usai anak asuhnya mengalahkan Tira Persikabo.
Alfredo Vera sudah pasti berharap lebih kepada triumvirat Muhammad Tahir, Feri Pahabol dan Yevhen Bokhashvili.
Laga big match Persipura kontra Bhayangkara FC tak hanya penuh gengsi, tapi juga sajian jogo bonito alias sepakbola indah.
Warga Papua masih ingin menonton Muhammad Tahir menghalau serangan lawan melalui intersep dan sliding tackle.
Warga Papua masih ingin menonton Feri Pahabol membuka ruang dan melepaskan tembakan yang akurat dan mencetak gol.
Warga Papua masih ingin menonton Yevhen Bokhashvili der bomber asal Ukraina sebagai “pemukul” di mulut gawang Bhayangkara FC. Mengapa bukan malam ini? **














