PAPUAINSIDE.ID, TIMIKA—Menjelang pemilihan kepala daerah, pasangan calon Maximus Tipagau dan Peggi Patricia Pattipi menonjolkan visi mereka yang berfokus pada keamanan dan kedamaian. Dengan latar belakang keberagaman suku, agama, dan budaya yang sangat kaya di Mimika, mereka merancang strategi yang mengedepankan gotong royong dan kegiatan lintas agama untuk membangun stabilitas sosial dan menggalang persatuan masyarakat.
Gotong royong telah lama menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat Indonesia, termasuk di Mimika. Maximus dan Peggi memandang gotong royong sebagai pondasi utama dalam menciptakan keamanan dan kedamaian. Mereka berkomitmen untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan-kegiatan kolektif seperti pembangunan infrastruktur, pemecahan masalah bersama, serta pengelolaan sumber daya lokal.
Melalui gotong royong, masyarakat tidak hanya akan membangun fisik wilayah mereka, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di antara berbagai kelompok. Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat mengurangi potensi konflik dan meningkatkan rasa saling menghargai di antara warga.
Maximus dan Peggi percaya bahwa partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan yang mendukung satu sama lain akan menciptakan komitmen bersama untuk menjaga harmoni dan ketertiban.
Mimika dikenal sebagai daerah yang plural dengan keragaman agama yang tinggi. Maximus dan Peggi meyakini bahwa dialog lintas agama dapat menjadi kunci dalam menjembatani perbedaan di tengah masyarakat. Mereka berkomitmen untuk memfasilitasi berbagai acara dialog antarumat beragama, pertemuan tokoh agama, serta kegiatan keagamaan yang melibatkan semua golongan.
Dengan menciptakan ruang dialog dan interaksi lintas agama, hubungan antarumat beragama diharapkan semakin erat dan harmonis. Prasangka yang sering muncul karena kurangnya pemahaman satu sama lain bisa diminimalisir melalui kerja sama dan kebersamaan. Maximus dan Peggi melihat kegiatan lintas agama sebagai jalan untuk membangun fondasi sosial yang kuat, sehingga tercipta masyarakat yang damai dan toleran.
Salah satu poin penting dalam visi Maximus dan Peggi adalah keterlibatan masyarakat secara langsung dalam menciptakan keamanan. Mereka berencana membangun sistem keamanan berbasis komunitas, di mana warga terlibat aktif melalui patroli lingkungan, gotong royong menjaga ketertiban, dan kerja sama dengan aparat keamanan. Dengan pendekatan ini, mereka berharap potensi konflik dapat dicegah sedini mungkin.
Melibatkan masyarakat dalam menjaga keamanan akan memberikan rasa kepemilikan yang lebih besar terhadap lingkungan mereka. Masyarakat yang merasa terlibat dalam proses pengambilan keputusan terkait keamanan akan lebih responsif dan berkomitmen dalam memelihara ketertiban. Sinergi antara warga dan aparat keamanan lokal juga akan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.
Keamanan yang terjaga tidak hanya menciptakan stabilitas sosial, tetapi juga membuka peluang bagi pembangunan ekonomi di Mimika. Maximus dan Peggi percaya bahwa daerah yang aman akan menarik investor, serta memberikan masyarakat ruang untuk berkembang secara ekonomi. Dengan kondisi yang kondusif, sektor-sektor produktif seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata dapat tumbuh pesat.
Selain itu, keamanan yang baik akan mendukung terciptanya lapangan pekerjaan baru, meningkatkan kesejahteraan, dan mempercepat pembangunan infrastruktur yang mendukung perekonomian. Masyarakat yang terlibat dalam menjaga keamanan juga akan lebih fokus pada aktivitas ekonomi yang menguntungkan mereka, sehingga tercipta siklus positif antara stabilitas sosial dan kemajuan ekonomi.
Visi Maximus Tipagau dan Peggi Patricia Pattipi untuk menciptakan keamanan dan kedamaian melalui gotong royong serta kegiatan lintas agama menunjukkan komitmen kuat mereka untuk membangun Mimika yang lebih baik. Mereka percaya bahwa persatuan yang kokoh hanya bisa tercipta dengan melibatkan semua elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan harmoni.
Strategi ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan ketertiban, tetapi juga membentuk masyarakat yang menghargai perbedaan, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas agama, Maximus dan Peggi yakin Mimika dapat berkembang menjadi daerah yang harmonis, aman, dan maju secara berkelanjutan.
Masa depan Mimika yang damai dan bersatu kini berada di tangan masyarakat. Dengan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, visi dan misi Maximus dan Peggi berpotensi mengubah Mimika menjadi daerah yang tidak hanya makmur secara ekonomi, tetapi juga sejahtera secara sosial. **














